5 Penyebab Diet Sering Gagal

Kompas.com - 17/05/2020, 04:00 WIB
Ilustrasi makanan manis PressmasterIlustrasi makanan manis

1. Tergoda kembali ke pola makan semula

Mekanisme tubuh memiliki appestat atau pusat pengendali nafsu makan pada otak yang berfungsi sebagai pengukur kecukupan gizi dalam darah.

Jika kecukupan gizi terpenuhi, appestat akan memberi isyarat cukup kepada tubuh.

Begitu juga sebaliknya, jika gizi kurang cukup, appestat akan terus memberi isyarat kurang, yang membuat seseorang malah merasa sering lapar, hingga akhirnya tegoda untuk makan terus.

2. Makanan tidak bisa dimobilisasi secara normal setelah diet

Keburukan diet pengurangan makan atau rendah kalori adalah begitu seseorang kembali ke pola makan semula, yang dipulihkan lebih dulu justru jaringan lemaknya, sehingga tubuh tampak bergelambir dan malah lebih gemuk daripada sebelumnya.

Hal ini disababkan BMR belum siap mengantisipasi perubahan pola makan sehingga makanan yang baru masuk tidak dapat dimobilisasi secara normal.

3. Tak tahu ada masalah pada kelenjar tiroid

Banyak fakta memperlihatkan bahwa banyak orang tetap saja gemuk meski sudah mati-matian makan sehat dan sedikit.

Sebaliknya, tidak sedikit pula ada orang yang memiliki nafsu makan luar biasa tetap badannya tetap saja kurus.

Baca juga: 9 Manfaat Rumput Laut, Dukung Kecerdasan hingga Cegah Kanker

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X