5 Penyebab Diet Sering Gagal

Kompas.com - 17/05/2020, 04:00 WIB
Ilustrasi diet DASH shutterstockIlustrasi diet DASH

Kalaupun ada lemak yang ikut terkikis saat melakukan diet, jumlahnya tidak bermakna.

Baca juga: 5 Cara Efektif Turunkan Berat Badan Saat Puasa

Diet yo-yo atau diet sangat rendah kalori yang dilakukan secara berulang-ulang bahkan dapat berdampak buruk, seperti:

  • Mengganggu keseimbangan metabolisme
  • Mengganggu keseimbangan hormon
  • Menurunkan daya tahan tubuh terhadap infeksi dan penyakit-penyakit lainnya

Universitas Pennsylvania di Amerika Serikat (AS) pernah melakukan penelitian pada sekelompok orang yang melakukan diet rendah kelari.

Berdasarkan studi tersebut, terbukti bahwa lima minggu setelah berhenti dari diet rendah kelari, laju metabolisme orang-orang yang obyek penelitian ternyata belum bisa pulih sepenuhnya.

Alasan diet sering gagal

Melakukan diet-diet keras dalam jangka panjang memang dapat menghilangkan sejumlah besar lemak.

Namun, hal itu bisa juga merugikan karena dapat menghilangkan sejumlah jaringan otot dari organ-organ vital tubuh dan otot-otot tubuh lainnya.

Baca juga: 5 Hal yang Membuat Berat Badan Meningkat saat Berpuasa

Pelaksanaan diet tersebut juga sangat berisiko gagal karena berbagai hal.

Alih-alih membuat tubuh langsing, orang yang melakukan diet rendah kalori ini malah bisa memiliki badan gemuk karena penerapan diet yang salah.

Berikut ini beberapa alasan yang dapat diet sering gagal:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X