Kompas.com - 29/05/2020, 07:00 WIB
Ilustrasi buah durian TorjrtrxIlustrasi buah durian

KOMPAS.com - Bagi sebagian besar orang Indonesia, durian adalah buah surgawi yang memberi kenikmatan tinggi.

Maka tak heran, jika buah yang populer di Asia Tenggara ini juga dijuluki sebagai "raja buah".

Namun, buah ini memiliki aroma yang kuat karena kandungan 44 senyawa aromatik aktif di dalamnya. Aroma yang terlalu kuat inilah membuat sebagian kecil orang menghindari buah ini.

Buah berduri ini juga dilarang oleh berbagai hotel dan penerbangan karena aromanya. Kabar baiknya, durian juga memiliki banyak nutrsi yang baik untuk kesehatan.

Baca juga: 10 Daftar Buah dan Sayur dengan Kandungan Vitamin C Tertinggi

Nutrisi durian

Melansir healthline, durian merupakan buah yang bergizi dan kaya serat, Vitamin B dan Vitamin C.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Buah dengan kulit berduri ini juga kaya akan senyawa antosianin, karotenoid, polifenol, dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan.

Dalam satu cangkir atau sekitar 234 gram durian, biasanya mengandung nutrisi berikut:

  • Kalori: 357
  • Lemak: 13 gram
  • Karbohidrat: 66 gram
  • Serat: 9 gram
  • Protein: 4 gram
  • Vitamin C: 80% persen dari nilai harian
  • Tiamin: 61% dari nilai harian
  • Mangan: 39% dari nilai harian
  • Vitamin B6: 38% dari nilai harian
  • Kalium: 30 persen dari nilai harian
  • Riboflavin: 29 persen dari nilai harian
  • Tembaga: 25 persen dari nilai harian
  • Folat: 22 persen dari nilai harian
  • Magnesium: 18 persen dari nilai harian
  • Niasin: 13 persen dari nilai harian.

Manfaat

Di Malaysia, daun, kulit, akar dan buah durian telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai penyakit, seperti demam tinggi, penyakit kuning, dan kondisi kulit.

Durian juga terbukti secara ilmiah memiliki manfaat berikut:

1. Mengurangi risiko kanker

Antioksidan dalam durian dapat menetralisir radikal bebas yang memicu kanker.

Riset yang meneliti ekstrak durian juga membuktikan buah dengan aroma tajam ini bisa mencegah penyebaran sel kanker payudara.

2. Mencegah penyakit jantung

Beberapa senyawa dalam durian dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dan risiko aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah.

3. Melawan infeksi

Kulit durian mengandung senyawa yang memiliki sifat antibakteri dan anti-ragi yang merupakan pemicu infeksi.

Baca juga: Bahu Sering Nyeri dan Kaku, Bisa Jadi Tanda Frozen Shoulder

Efek samping

Namun, durian juga mengandung alkohol yang memiliki efek serupa dengan minuman keras.

Para ahli percaya senyawa sulfur dalam durian dapat mencegah enzim tertentu untuk memecah alkohol dan menyebabkan peningkatan kadar alkohol dalam darah.

Itu sebabnya, mengonsumsi durian terlalu banyak membuat kita merasa mual, muntah, dan jantung berdebar.

Selain itu, hindari juga mengonsumsi durian bersama dengan alkohol agar tak menimbulkan masalah kesehatan serius.

 


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X