Tanda Gejala Hipertensi, Tak Selalu Sakit Kepala

Kompas.com - 01/06/2020, 08:08 WIB
. Thinkstockphotos.

KOMPAS.com - Penderita hipertensi bisa memiliki tekanan darah tinggi selama bertahun-tahun tanpa merasakan gejala apa pun.

Seperti dilansir Web MD, sepertiga penderita hipertensi tidak menyadari dirinya memiliki tekanan darah tinggi.

Menurut Mayo Clinic, di beberapa kasus hipertensi, gejala penyakit baru muncul ketika sudah ada tanda kerusakan pembuluh darah.

Baca juga: Hati-hati, Kacang Mete Goreng Asin Tak Ramah Hipertensi

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol ini bisa menyebabkan masalah kesehatan serius, seperti serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal.

Seseorang dikatakan mengalami hipertensi saat hasil pembacaan tekanan darahnya berada di atas ambang batas tensi normal 120/80 mm Hg.

Berikut indikator hasil pengukuran tekanan darah menurut American Heart Association (AHA):

Tensi potensial hipertensi: sistolik antara 120-129 mm Hg dan diastolik kurang dari 80 mm Hg

Tensi hipertensi stadium 1: sistolik antara 130-139 mm Hg dan diastolik 80-89 mm Hg

Tensi hipertensi stadium 2: lebih dari atau sama dengan 140/90 mm Hg

Tensi darurat hipertensi: lebih dari 180/120 mm Hg

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X