Sayang Dilewatkan, Ini 4 Manfaat Tinta Cumi-cumi untuk Kesehatan

Kompas.com - 01/06/2020, 12:00 WIB
Ilustrasi cumi-cumi dan tintanya MARCELODLTIlustrasi cumi-cumi dan tintanya

KOMPAS.com - Cumi-cumi meruapakan sajian makanan laut yang digemari banyak orang.

Selain bisa diolah dengan beragam bumbu yang menambah cita rasa, cumi-cumi juga memiliki banyak manfaat kesehatan.

Kesitimewan cumi-cumi tak hanya terletak pada dagingnya yang nikmat dan menyehatkan. Hewan berjenis moluska ini juga memiliki tinta yang mengandung gizi tinggi jika kita konsumsi.

Tinta cumi-cumi merupakan bagian dari mekanisme pertahanan. Hewan laut tersebut akan memproduksi cairan hitam ketika merasa terancam untuk mengaburkan pandangan sang musuh.

Baca juga: 7 Tanda Stres yang Kerap Tak Disadari

Tinta ini kaya akan senyawa baik, seperti melanin,enzim, polisakarida, katekolamin (hormon), logam seperti kadmium, timah, dan tembaga, serta asam amino, seperti glutamat, taurin, alanin, leusin, dan asam aspartat.

Senyawa utama dalam tinta cumi adalah melanin, yang merupakan pigmen yang bertanggung jawab atas warna gelap tinta.

Melanin juga terdapat pada tubuh manusia untuk menentukan warna kulit.

Manfaat tinta cumi

Menruut data Healthline, kandunga senyawa pada tinta cumi memiliki manfaat berikut:

1. Anti mikroba

Riset membuktikan ekstrak tinta cumi efektif untuk menetralkan bakteri yang umumnya menyebabkan plak gigi, seperti Streptococcus mutans, Actinomyces viscosus, Lactobacillus acidophilus, dan Candida albicans.

Tinta cumi-cumi juga terbukti mampu menetralkan bakteri yang menyebabkan penyakit bawaan dalam makanan, seperti Escherichia coli dan Listeria Monocytogenes.

Halaman:

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X