Bermasalah dengan Jerawat, Begini Cara Mengatasinya

Kompas.com - 10/06/2020, 16:00 WIB
ilustrasi berjerawat shutterstockilustrasi berjerawat

KOMPAS.com - Bagi sebagain besar orang, jerawat bisa sangat menganggu karena dapat menurunkan rasa percaya diri.

Maka tak heran jika segala cara rela dilakukan dmei menghempas munculnya jerawat. Sayangnya, tak semua orang berhasil menyingkirkan jerawat yang menganggu hidupnya.

Menurut pakar dermatologi Amy Kassouf, jerawat sebenarnya hal yang umum dan mudah diobati.

"Namun, tak banyak orang yang tahu jika lokasi jerawat yang muncul menentukan cara mengobatinya," ucap Kassouf.

Baca juga: Cara Membedakan Kontraksi Asli dan Kontraksi Palsu

Ada banyak faktor yang menyebabkan jerawat muncul seperti genetika, hormon, atau bakteri.

Dalam beberapa kasus, jerawat yang muncul di area wajah tertentu bisa disebabkan karena kondisi serius.

Jerawat di dahi

Jerawat di area dahi biasanya terjadi karena produksi minyak berlebih. Untuk mengobatinya, kita bisa menggunakan obat-obatan berikut:

- Asam salisilat

Asam salisilat biasanya terdedia dalam berbagai produk yang bisa didapatkan tanpa resep dokter.

"Asam salisilat bisa membantu memecah sel kulit mati dan membersihkan pori-pori," kata Kassouf.

- Benzoil peroksida

Jenis obat ini membantu membersihkan pori-pori yang tersumbat. Sayangnya, obat ini bisa berekasi dengan beberapa jenis obat jerawat topikal lainnya.

Jadi, jangan mencampurnya dengan obat-obatan laintanpa berkonsultasi dengan dokter.

- Retinoid

Menurut Kassouf, retinoid adalah penangkal jerawat yang efektif namun cenderung bekerja lebih baik sebagai perawatan jangka panjang.

Krim dan lotion retinoid topikal tersedia dalam resep dan dijual bebas dipasaran.

Jerawat di dagu dan rahang

Menurut Kassouf area rahang dan dagu sensitif terhadap hormin. Jerawat di area ini juga cenderung lebih besar dan menyebabkan radang. Untuk mengobatinya, kita bisa menggunakan cara berikut:

- Hormon

Untuk wanita, Dr. Kassouf menyarankan untuk menggunakan pil KB karena dapat membantu mengendalikan jerawat.

Namun, beberapa jenis kontrasepsi hormonal dapat memperparah jerawat. Jadi, konsultasikan dengan dokter untuk menemukan pengobatan yang tepat.

- Belerang

Perawatan menggunakan obat topikal yang mengandung belerang dapat membantu mengurangi peradangan jerawat.

Baca juga: 5 Efek Negatif Gluten untuk Kesehatan

- Retinoid

Retinoid bisa membantu menangkal jerawat hormonal.

Jerawat di pipi

Kulit di pipi cenderung kering dan mudah iritasi daripada area wajah lainnya.

Untuk mengobati jerawat di area pipi, kita bisa menggunakan produk seperti asam salisilat, benzoil peroksida dan retinoid.

Cara mencegah jerawat di area wajah

Untuk mencegah munculnya jerawat di seluruh area wajah, kita bisa menggunakan tips berikut:

1. Jaga kebersihan

Cuci muka sehari sekali dengan pembersih untuk menghindari bakteri penyebab jerawat.

Kassouf merekomendasikan untuk emnggunakan pembrsih mengandung foam atau busa daripada pembersih berbentuk lotion.

Permbesih wajah mengandung busa lebih efektif dalam mengangkat minyak dan kotoran di kulit.

2. Lakukan eksofiliasi

Eksofiliasi sangat efektif untuk mengakkat sel kulit amti agar tidak menumpuk dan menyebabkan jerawat.

Namun, gunakan dengan hati-hati agar tidak mengiritasi wajah.

"Lakukan eksofiliasi maksimal satu atau dua kali seminggu untuk mencegah iritasi," ucap dia.

3. Cuci kuas makeup secara teratur

Kuas makeup bisa menjadis arang bakteri dan minyak yang menyebabkan pori-pori tersumbat. Untuk menghindari hal tersebut, cicu;ah kuas make up secara rutin.


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X