Cuaca Panas Bisa Memicu Heat Stroke, Begini Baiknya

Kompas.com - 26/06/2020, 16:00 WIB
Ilustrasi panas di bawah terik matahari shutterstockIlustrasi panas di bawah terik matahari

KOMPAS.com - Cuaca yang terlalu panas bisa membuat kita rentan mengalami heat stroke.

Heat stroke terjadi ketika suhu tubuh terlalu tinggi hingga mencapai tingkat bahaya.

Heat stroke juga bisa membuat penderitanya mengalami kelelahan akibat panas.

Pasalnya, menghabiskan terlalu banyak waktu di bawah sinar matahari atau berada dalam suhu panas membuat kita rentan mengalami dehidrasi.

Baca juga: Pakai Masker Rentan Bikin Kulit Wajah Bermasalah, Begini Baiknya

Hal ini membuat tubuh tidak bisa menyeimbangkan suhu normal.

Tubuh manusia biasanya bisa mencapai suhu normal dalam waktu 30 menit usai terkena panas.

Ketika mengalami heat stroke, sistem tubuh menjadi sulit menyeimbangkan suhu inti.

Heat stroke juga bisa meyebabkan kerusakan pada otak dan organ internal tubuh. Bahkan, kondisi ini juga bisa mengancam nyawa.

Gejala

Melansir Independent, penderita heat stroke biasanya mengalami gejala berikut:

  • sakit kepala
  • hilang nafsu makan
  • mual
  • berkeringat berlebihan
  • kram
  • peningkatan denyut jantung
  • suhu tubuh di atas 40 derajat celcius
  • sesak napas
  • kebingungan
  • kejang
  • hilang kesadaran
  • menjadi tidak responsif.

Faktor risiko

Heat stroke rentan terjadi pada orang lanjut usia yang tinggal di apartemen atau rumah yang tidak memiliki AC atau aliran udara yang baik.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X