Kompas.com - 27/06/2020, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Metode plant based diet sedang menjadi tren. Pola diet ini dianggap mujarab untuk menurunkan berat badan.

Plant based diet merupakan pola makan yang menekankan produk nabati dan meminimalisir konsumsi produk hewani dan makanan olahan.

Pola makan semacam ini ternyata tak hanya menurunkan berat badan tetapi juga membantu menurunkan risiko kematian dini karena penyakit kronis, seperti penyakit jantung.

Hal tersebut telah terbukti dalam riset 2019 yang dilakukan para ilmuwan dari Harvard T.H. Chan School of Public Health.

Baca juga: Benarkah Minum Kopi Bisa Sebabkan Asam Urat?

Selama 12 tahun masa penelitian, periset berhasil membuktikan bahwa plant based diet berhasil menurunkan peluang kematian dini sebesar delapan persen.

Sementara itu, risiko kematian karena penyakit jantung juga menurun hingga 10 persen.

Pengaruh plant based diet pada kesehatan

Menurut peneliti, pola makan berbasis nabati membantu mengurangi peradangan dan memiliki efek antioksidan.

Ahli diet dari UCLA Medical Center juga mengatakan, makanan berbasis nabati, seperti sayur, biji-bijian, dan buah, mengandung semua nutrisi, serat, kadar air, sifat antiinflamasi, dan antioksidan.

"Semua kandungan bergizi tersebut membuat bahan makanan berbasis nabati meningkatkan kesehatan kita secara signifikan," ucap Hunnes.

Hunnes juga mengatakan, banyak penelitian telah membuktikan orang yang mengonsumsi makanan nabati cenderung memiliki berat badan dan indeks massa tubuh yang lebih rendah.

Mereka juga memiliki lemak perut, kolesterol rendah dan gula darah lebih rendah.

Tips menerapkan "plant based diet"

Untuk berkomitmen menerapkan plant based diet, berikut tips yang bisa kita terapkan:

1. Konsumsi banyak sayuran

Isi setengah piring Anda dengan sayuran saat makan siang dan makan malam.

Pastikan Anda memasukkan banyak warna dalam memilih sayuran. Kita juga bisa mengonsumsi sayuran sebagai camilan.

2. Ubah cara pikir tentang daging

Jadikan daging sebagai hidangan pelengkap bukan hindangan utama.

Baca juga: Penyakit Listeria (Listeriosis): Penyebab, Gejala, Cara Mengatasi

3. Konsumsi lemak baik

Lemak dalam minyak zaitun, zaitun, mentega kacang dan kacang-kacangan, biji-bijian, dan alpukat adalah pilihan yang sangat sehat.

4. Konsumsi buah untuk pencuci mulut

Pilih buah dengan rasa manis yang menyegarkan sebagai hidangan penutup. Cara ini membantu menghilang keinginan mengonsumsi makanan manis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.