Kompas.com - 29/06/2020, 10:33 WIB
Ilustrasi asam urat ThamKCIlustrasi asam urat

KOMPAS.com – Asam urat merupakan senyawa alami sisa hasil metabolisme zat purin.

Purin sendiri adalah molekul yang diproduksi secara alami oleh tubuh dan bisa bersumber dari sejumlah bahan makanan.

Dalam kondisi normal, asam urat latut dalam darah dan dikeluarkan melalui urine.

Asam urat baru akan menjadi masalah ketika menumpuk dalam darah dan tidak dapat dikeluarkan.

Baca juga: 9 Buah untuk Mengobati Asam Urat

Peningkatan kadar asam urat yang melebihi batas normal menjadi penyebab penyakit asam urat atau gout.

Dalam istilah medis, kadar asam urat yang tinggi dalam darah dapat disebut sebagai hiperurisemia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada akhirnya, asam urat yang berlebih akan mengendap menjadi kristal urat dan masuk ke organ tubuh, khususnya ke dalam sendi.

Kristal urat ini kemudian dianggap sebagai benda asing oleh tubuh. Hal ini memicu sel-sel kekebalan (immune cells) untuk memusnahkannya.

Munculnya sel-sel kekebalan akan menimbulkan reaksi radang atau inflamasi yang menyebabkan nyeri dan bengkak kemerahan.

Untuk mengetahui apakah kadar asam urat Anda termasuk normal atau tinggi, Anda perlu menjalani tes medis di fasilitas kesehatan atau rumah sakit.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X