Kompas.com - 12/07/2020, 18:04 WIB
ilustrasi batu ginjal shutterstock/Lightspringilustrasi batu ginjal

KOMPAS.com - Batu ginjal adalah butiran batu kecil dan keras yang terbentuk di dalam ginjal.

Melansir Medical News Today, batu ginjal bisa terbentuk karena penumpukan garam dan mineral tertentu di dalam tubuh.

Terdapat beberapa jenis batu ginjal, di antaranya batu kalsium oksalat dan fosfat, batu struvite, batu asam urat, dan batu sistin.

Baca juga: 7 Penyebab Batu Ginjal yang Kerap Diabaikan

Penyebab batu ginjal bisa dipicu beberapa faktor, salah satunya makanan dan minuman.

Sejumlah asupan mengandung bahan kimia atau senyawa tertentu.

Penumpukan zat tersebut dalam jumlah besar dalam waktu yang lama dapat memicu pembentukan batu ginjal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan membatasi asupan pantangan batu ginjal, risiko terbentuknya batu ginjal bisa diminimalkan.

Baca juga: 8 Ciri-ciri Sakit Batu Ginjal

Melansir Healthline, berikut beberapa pantangan penderita batu ginjal:

1. Garam dan natrium berlebihan

GaramShutterstock Garam
Kadar natrium yang tinggi dalam tubuh dapat memicu penumpukan kalsium dalam urine.

Garam dan natrium memang diperlukan tubuh. Namun, batasi konsumsinya agar tidak berlebihan.

Menurut Kementerian Kesehatan, batas aman konsumsi natrium sebesar 2.000 miligram atau setara 1 sendok teh garam atau 5 gram garam per hari.

Periksa lebih cermat label makanan, terutama makanan olahan dan cepat saji yang mengandung banyak sodium.

Baca juga: Jenis Perawatan dan Obat Batu Ginjal

2. Asupan protein hewani berlebihan

Ilustrasi daging wagyu yang diolah menjadi shabu-shabuDok. Shutterstock Ilustrasi daging wagyu yang diolah menjadi shabu-shabu
Protein memiliki peran penting untuk menunjang kinerja organ tubuh.

Namun, makan protein hewani seperti daging sapi, babi, ayam, unggas, ikan, dan telur berlebihan dapat menaikkan kadar asam urat.

Tak hanya itu, nakan protein hewani dalam jumlah besar juga bisa mengurangi kadar sitrat di dalam urine.

Seperti diketahui, sitrat berfungsi mencegah pembentukan batu ginjal.

Ada beberapa alternatif protein hewani, di antaranya quinoa, tahu, tempe, biji chia, sampai yoghurt.

Coba konsultasikan kebutuhan protein Anda dengan dokter agar tidak berlebihan dan memicu batu ginjal.

Baca juga: 7 Cara Mencegah Penyakit Batu Ginjal

3. Makanan dan minuman tinggi oksalat

Ilustrasi bayam Ilustrasi bayam
Bijak mengonsumsi asupan tinggi oksalat merupakan salah satu cara mencegah batu ginjal. Oksalat dapat memicu pembentukan batu ginjal.

Jika Anda sudah punya riwayat batu ginjal sebelumnya, ada baiknya untuk berkonsultasi batas aman mengonsumsi oksalat.

Beberapa makanan dan minuman tinggi oksalat di antaranya cokelat, bit, teh, kacang-kacangan, bayam, dan ubi jalar.

Jika Anda mengonsumsi asupan tinggi oksalat, pastikan untuk mengimbanginya dengan kalsium.

Kalsium dapat membantu mengikat oksalat di pencernaan, sebelum menumpuk di ginjal.

Baca juga: 10 Gejala Awal Sakit Ginjal, Lebih Kerap Serang Wanita

4. Soda

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
Soda merupakan asupan yang mengandung banyak fosfat.

Seperti oksalat, fosfat juga dapat memicu terbentuknya batu ginjal.

Untuk itu, penderita batu ginjal sebaiknya menghindari segala jenis minuman bersoda atau makanan yang diolah dengan soda.

Baca juga: Apakah Minum Kopi Bahayakan Kesehatan Ginjal?

5. Gula buatan

IlustrasiThinkstockphotos Ilustrasi
Gula buatan yang biasa ditambahkan ke makanan dan minuman juga salah satu pantangan batu ginjal.

Beberapa jenis gula buatan yang umum di antaranya sirup jagung, fruktosa, nektar agave, sirup beras merah, sampai cane sugar.

Gula buatan jamak mengandung sukrosa dan fruktosa yang bisa meningkatkan risiko batu ginjal.

Selain gula buatan, Anda juga perlu memperhatikan asupan gula yang dikonsumsi sehari-hari.

Termasuk dari buah, jus, kue, minuman ringan, manisan, dan sebagainya.

Bagi sebagian orang, menghindari pantangan batu ginjal bisa jadi cara mencegah penyakit yang bisa menimbulkan nyeri hebat ini.

Namun, di beberapa kasus yang cukup berat, diet pantangan penderita batu ginjal juga perlu diimbangi perawatan dan konsumsi obat batu ginjal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Batu Empedu
Batu Empedu
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

Health
Penis Bengkak

Penis Bengkak

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Mengapa Penderita Diabetes Bisa Mengelamai Penglihatan Kabur?

Health
Fibroadenoma

Fibroadenoma

Penyakit
Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Mengapa Penderita Diabetes Rawan Terkena Gangren?

Health
Iritabilitas

Iritabilitas

Penyakit
11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

11 Gejala Diabetes yang Perlu Diwaspadai

Health
Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih

Penyakit
2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

2 Cara Keliru dalam Membersihkan Telinga

Health
Bulimia Nervosa

Bulimia Nervosa

Penyakit
3 Cara Aman Membersihkan Telinga

3 Cara Aman Membersihkan Telinga

Health
Aneurisma Aorta

Aneurisma Aorta

Penyakit
Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Mengenal Apa Itu Metode ERACS dan Manfaatnya Usai Persalinan

Health
Bisinosis

Bisinosis

Penyakit
Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Leher

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.