Mengenal "Butterfly Hug" untuk Atasi Kecemasan Pada Pasien Trauma

Kompas.com - 12/07/2020, 10:30 WIB
Ilustrasi trauma dan kesedihan lolostockIlustrasi trauma dan kesedihan

KOMPAS.com - Pelukan kupu-kupu atau " butterfly hug" menjadi salah satu metode peredam kecemasan yang terkenal berkat salah satu adegan dalam drama Korea " It's Okay To Not Be Okay".

Faktanya, metode tersebut bukan hanya sekedar adegan fiktif belaka.

Menurut laman Wild Tree Psychoterapy, butterfly hug merupakan metode terapeutik untuk membantu seseorang merasa santai dan tenang.

Metode ini dikembangkan oleh terapis bernama Lucina Artigas dan Ignacio Jarero.

Baca juga: Mengapa Penderita Depresi Rentan Tidur Berlebihan?

Metode ini pertama kali diajarkan kepada penyintas trauma akibat badai Pauline di Meksiko pada tahun 1998.

Setelah terbukti sukses, metode ini pun digunakan oleh banyak ahli jiwa untuk mengatasi mengurangi kecemasan, terutama untuk pasien trauma.

Cara melakukan "butterfly hug"

Metode ini sebenarnya cukup sederhana dan bisa dilakukan oleh semua orang. Berikut cara melakukan "butterfly hug":

1. Tarik napas dari perut dan fokus pada pernapasan tersebut.

2. Sadari setiap sensasi atau emosi yang muncul dalam diri sembari terus bernapas.

3. Silangkan tangan di atas dada dan posisikan telapak tangan di bawah tulang leher.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X