Cedera Kepala: Jenis, Penyebab, Gejala hingga Cara Mengatasinya

Kompas.com - 26/07/2020, 07:32 WIB
Ilustrasi Cedera Kepala HalfpointIlustrasi Cedera Kepala

KOMPAS.com - Cedera kepala bisa muncul dalam bentukbenjolan rigan atau memar hingga menyebabkan cedera otak traumatis.

Cedera kepala yang umum terjadi bisa berupa gegar otak, patah tulang tengkorak, dan luka di kulit kepala.

Selain itu, cedera kepala bisa terjadi secara tertutup dan terbuka. Cedera kepala tertutup tidak sampai merusak tengkorak.

Sebaliknya, cedera kepala terbuka bisa mempengaruhi kulit kepala dan area otak.

Baca juga: 6 Risiko Kesehatan saat Memasang Tindik

Penyebab

Cedera kepala bisa terjadi karena pukulan atau luka di area kepala. Kondisi ini bisa terjadi karena serangan fisik, kecelakaan kendaraan bermotor atau terkait olahraga.

Dalam beberapa kasus, cedera kepala bisa menimbulkan gangguan otak serius yang mempengaruhi tulang belakang.

Hal ni terjadi karena cedera terjadi sangat serius hingga merusak sruktur tengkorak yang bertugas melindungi otak dari bahaya serius.

Jenis-jenis cedera kepala

Ada beberapa jenis cedera kepala yang biasa terjadi. Berikut jenis-jenis tersebut:

1. Hematoma

Hematoma adalah pembekuan darah di luar pembuluh darah. Hal ini bisa menyebabkan tekanan di tengkorak dan memicu hilangnya kesadaran hingga kerusakan otak permanen.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Healthline
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X