Mengenal Amfetamin, Stimulan yang Sering Disalahgunakan

Kompas.com - 31/07/2020, 07:33 WIB
Ilustrasi amfetamin Shutterstock.comIlustrasi amfetamin

KOMPAS.com - Narkotika jenis amfetamin sering menjadi perbincangan di media massa karena kerap digunakan oleh publik figur yang tertangkap melakukan penyalahgunaan obat terlarang.

Sebenarnya, amfetamin adalah salah satu jenis stimulan yang sering digunakan untuk mengatasi anttention deficit hyperactivity disorder (ADHD) dan gangguan tidur narkolepsi.

Stimulan ini memang terkadang dijual secara ilegal. Padahal, penggunaan obat ini memerlukan resep dokter.

Stimulan ini juga kerap menyebabkan kecanduan yang bisa menimbulkan gejala penarikan ketika pasien mencoba untuk berhenti menggunakannya.

Baca juga: Alzheimer: Gejala, Penyebab, Pencegahan, dan Cara Mengatasi

Lalu, apa yang membuat seseorang bisa kecanduan amfetamin?

Penggunaan amfetamin terlalu sering dan dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan ketergantungan.

Obat ini seringkali menyebabkan kecanduan jika tidak digunakan tanpa pengawasan dokter.

Seseorang berisiko tinggi kecanduan amfetamin jika berada dalam kondisi berikut:

  • memiliki akses mudah untuk mendapatkan amfetamin
  • mengalami depresi, gangguan bipolar, gangguan kecemasan, atau skizofrenia
  • memiliki hidup yang penuh tekanan.

Gejala kecanduan amfetamin

Orang yang telah kecanduan amfetamin biasanya mengalami gejala berikut:

  • tidak mampu menyelesaikan atau melakukan tugas
  • tidak nafsu makan dan mengalami penurunan berat badan drastis
  • memiliki masalah gigi yang parah
  • sulit untuk berhenti menggunakan amfetamin
  • mengalami gejala penarikan jika tidak menggunakan amfetamin
  • memiliki episode kekerasan dan gangguan mood
  • mengalami kecemasan, insomnia, atau paranoia
  • merasa bingung
  • mengalami halusinasi visual atau pendengaran
  • mengalami delusi, seperti sensasi bahwa ada sesuatu yang merangkak di bawah kulit.

 

Cara mengatasi kecanduan amfetamin

Mereka yang mengalami kecanduan amfetamin biasanya memerlukan penanganan berikut:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber Healthline
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sakit Kepala Sebelah Kiri: Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Sakit Kepala Sebelah Kiri: Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Health
Idealnya, Sperma Harus Keluar Berapa Kali dalam Seminggu?

Idealnya, Sperma Harus Keluar Berapa Kali dalam Seminggu?

Health
Tanpa 6 Organ Tubuh Ini, Manusia Masih BIsa Hidup Normal

Tanpa 6 Organ Tubuh Ini, Manusia Masih BIsa Hidup Normal

Health
6 Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan Menumpuk

6 Bahaya Karang Gigi Jika Dibiarkan Menumpuk

Health
4 Tanda Kesalahan Cara Menyikat Gigi

4 Tanda Kesalahan Cara Menyikat Gigi

Health
7 Cara Cepat Menghilangkan Jerawat

7 Cara Cepat Menghilangkan Jerawat

Health
5 Cara Turunkan Risiko Kanker Paru

5 Cara Turunkan Risiko Kanker Paru

Health
Jumlah Kalori dalam Donat

Jumlah Kalori dalam Donat

Health
Pedoman Screen Time pada Anak Balita dari WHO

Pedoman Screen Time pada Anak Balita dari WHO

Health
Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Manfaat Kesehatan Makan Makanan Pedas

Health
Tips Cegah Stres saat WFH di Masa Pandemi Covid-19

Tips Cegah Stres saat WFH di Masa Pandemi Covid-19

Health
Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Jerawatan

Jenis Makanan yang Harus Dihindari Saat Jerawatan

Health
Sperma Encer: Penyebab dan Cara Mengatasi

Sperma Encer: Penyebab dan Cara Mengatasi

Health
Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Diet

Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Diet

Health
5 Alasan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Belum Boleh Diberi MPASI

5 Alasan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan Belum Boleh Diberi MPASI

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X