Kompas.com - 01/08/2020, 15:00 WIB
Ilustrasi serangan jantung shutterstockIlustrasi serangan jantung

KOMPAS.com – Kolesterol adalah senyawa lemak lunak yang berwujud seperti lilin (wax).

Sebagian besar kebutuhan kolesterol untuk tubuh sebenarnya dapat dibuat oleh organ hati.

Sedangkan sisanya atau kolesterol tambahan bisa diperoleh dari konsumsi makanan tertentu.

Kolesterol dalam makanan merupakan hasil pencernaan lemak yang menghasilkan trigliserida dan asam lemak bebas.

Semua senyawa itu diserap oleh tubuh melalui usus ke dalam darah.

Baca juga: 8 Tanda Kolesterol Tinggi yang Sering Tak Disadari

Alasan kolesterol tinggi dapat menyebabkan kematian mendadak

Dalam kadar normal atau kurang dari 200 mg/dl, kolesterol merupakan sahabat bagi sistem tubuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kolesterol dalam darah dan jaringan antara lain dapat digunakan sebagai:

  • Sumber energi
  • Membentuk dinding sel-sel dalam tubuh
  • Sebagai bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid

Namun, jika kadar kadar kolesterol dalam darah sudah terlalu tinggi dan tidak terkontrol, dapat menumpuk di dalam tubuh, terlebih pada pembuluh darah.

Melansir Mayo Clinic, kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia bukanlah suatu penyakit, tapi menjadi faktor risiko bagi penyakit lainnya, terutama penyakit jantung dan pembuluh darah.

Kolesterol tinggi juga bertanggung jawab langsung atas terjadinya aterosklerosis.

Baca juga: Bagaimana Hipertensi Bisa Sebabkan Kematian?

Aterosklerosis adalah penyakit pembuluh darah yang ditandai dengan penyempitan pembuluh darah.

Kondisi ini dapat menyebabkan jaringan dan organ yang semestinya dialiri darah menjadi kekurangan pasokan darah (iskemia).

Aterosklerosis terjadi akibat adanya penumpukan plak atau lemak kolesterol.

Pembentukan plak lemak dalam arteri yang terjadi terus menerus, dapat mengakibatkan penyempitan dan berakhir pada penyumbatan arteri yang terkena.

Plak yang mengendap dalam pembuluh darah disebabkan oleh low-density lipoprotein (LDL) atau dikenal sebagai kolesterol jahat.

Tubuh sebenarnya juga dilegkapi dengan high density lipoprotein (DHL) atau dikenal sebagai kolesterol baik yang bertugas membersihkan plak yang ditinggalkan oleh kolesterol LDL dalam darah.

Namun, apabila keseimbangan antara kedua jenis kolesterol ini terganggu, di mana kadar kolesterol LDL meningkat dan kolesterol HDL cenderung rendah, aterosklerosis akan lebih mudah terjadi.

Jadi, kolesterol tinggi tak bisa dibiarkan begitu saja karena bisa menyebabkan aterosklerosis yang dapat memicu terjadinya serangan jantung dan kematian mendadak.

Kematian mendadak akibat serangan jantung ini patut diwaspadai karena angka kejadiannya dilaporkan terus meningkat.

Baca juga: 10 Makanan Penyebab Kolesterol Tinggi yang Harus Diwaspadai

Penyebab kolesterol tinggi bukan hanya dari makanan

Selama ini banyak orang mungkin telah memahami bahwa makanan yang mengandung lemak tinggi memegang peran penting sebagai penyebab kolesterol tinggi.

Namun faktanya, kadar kolesterol tinggi bukan hanya disebabkan oleh faktor makanan.

Melansir Health Line, ada beberapa hal lain yang dapat memengarughi kadar kolesterol dalam darah, seperti:

1. Merokok

Berdasarkan penelitian, merokok dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat, kolesterol total, dan trigliserida (lemak darah).

2. Konsumsi alkohol

Konsumsi alkohol secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol total dan trigliserida.

Baca juga: 8 Makanan Penurun Kolesterol untuk Cegah Penyakit Jantung Koroner

3. Berat badan berlebih

Orang yang memiliki berat badan berlebihan cenderung mempunyai kadar kolesterol total, kolesterol jahat, dan trigliserida yang jauh lebih tinggi dibandingkan mereka yang berat badannya normal.

Seseorang yang gemuk memiliki kelebihan lemak yang pada umumnya disimpan di jaringan bawah kulit dalam bentuk trigliserida.

Namun perlu diingat, bahwa mempunyai berat badan normal juga belum tentu bebas dari kolesterol tinggi.

4. Stres

Stres yang berlangsung dalam jangka waktu lama akan merusak keseimbangan fungsi tubuh.

Tekanan darah dan kolesterol darah orang stres cenderung lebih tinggi dibandingkan ketika stresnya sudah terkendali.

Baca juga: 4 Gejala Kolesterol Tinggi dan Cara Mengatasinya

5. Kurang olahraga

Kurang olahraga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Begitu juga sebaliknya, olahraga yang dilakukan secara teratur diketahui dapat meningkatkan kolesterol baik.

Selain itu, olahraga sangat bermanfaat untuk menekan kolesterol total dan kolesterol jahat, membakar trigliserida, serta menurunkan berat badan.

6. Faktor usia dan jenis kelamin

Kadar kolesterol total cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

Sementara, kadar kolesterol HDL wanita cenderung lebih tinggi dibanding pria.

Oleh sebab itu, wanita yang telah memasuki masa menopaus dilaporkan lebih rentan mengalami kolesterol tinggi dibanding pria lansia.

Untuk mencegah terjadinya penyakit serius, seperti penyakit jantung dan stroke akibat kolesterol tinggi, maka siapa saja sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kadar lemak darah secara rutin.

Nilai kadar kolesterol 200-239 mg/dL sudah masuk pada ambang batas tinggi.

Sedangkan, jika nilanya mencapai 240 mg/dL atau lebih, termasuk tingkat kolesterol tinggi.

Baca juga: Daging Sapi, Ayam, atau Ikan, Mana yang Paling Rentan Picu Kolesterol Tinggi?

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Arti Kesehatan Menurut Aroma Urin

Health
Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Apakah Wanita yang Sudah Menopause Masih Bisa Hamil?

Health
Darah Haid Menggumpal

Darah Haid Menggumpal

Penyakit
4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

4 Cara Mengobati Aterosklerosis Secara Alami dan dengan Bantuan Obat

Health
Nyeri Kronis

Nyeri Kronis

Penyakit
Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Kenapa Kolesterol LDL Tidak Boleh Tinggi?

Health
Rosacea

Rosacea

Penyakit
8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

8 Penyebab Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diwaspadai

Health
Bradikardia

Bradikardia

Penyakit
10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

10 Penyebab Menopause Dini pada Wanita

Health
Gangguan Sendi Rahang

Gangguan Sendi Rahang

Penyakit
Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Mengenali Tahap Pemulihan Operasi Caesar

Health
Cacar Api

Cacar Api

Penyakit
7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

7 Efek Gagal Jantung dan Cara Mencegahnya

Health
Ptosis

Ptosis

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.