Kompas.com - 17/08/2020, 21:02 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com – Usia subur dapat dipahami sebagai momen ketika seorang wanita atau pria berpeluang besar menghasilkan keturunan secara alami tanpa bantuan medis.

Seiring bertambahnya usia, tingkat kesuburan itu akan menurun.

Ini mengapa ada banyak pasangan menikah yang memilih menunda untuk punya anak, ternyata peluang mereka untuk hamil sudah berkurang.

Baca juga: Berapa Hari Masa Subur pada Wanita Terjadi?

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), usia subur wanita adalah pada saat mereka berusia 14-49 tahun.

Sementara puncak masa subur dan kualitas telur terbaik wanita berada pada 20-30 tahun.

Biasanya, pada usia subur, wanita akan lebih mudah untuk hamil.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Pada Usia Berapa Kesuburan Wanita Akan Menurun?
Memahami pada usia berapa kesuburan akan menurun dapat menjadi bekal untuk memulai program kehamilan pada pasangan menikah.
Bagikan artikel ini melalui

Lalu, pada usia berapa kesuburan pada wanita akan menurun?

Dokter spesialis obgyn, dr. Ivander Utama, Sp.OG, dalam bukunya Papa Mama Siap Hamil (2019), menjelaskan usia menjadi faktor penting dalam menilai kualitas ovarium serta kuantitas sel yang akan berkembang menjadi ovum atau disebut istilah oosit.

Tidak mengherankan, dalam proses in vitro fertilization (IVF) atau dikenal juga dengan program bayi tabung, wanita yang lebih tua cenderung menghasilkan lebih sedikit sel telur yang layak untuk proses pembentukan janin.

Belum lagi, wanita dengan usia tua yang tidak mampu menghasilkan sel telur yang bagus dapat mengalami kehamilan berisiko, di antaranya keguguran dan ketidaksempurnaan pada janin.

Halaman:

Sumber NHS,WHO
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lidah Terasa Asam

Lidah Terasa Asam

Penyakit
Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Apakah Infeksi Menular Seksual Bisa Disembuhkan?

Health
Payudara Bengkak

Payudara Bengkak

Penyakit
7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

7 Manfaat Nangka untuk Kesehatan

Health
Punggung Panas

Punggung Panas

Penyakit
Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Tips Jalani Kehamilan Sehat untuk Penderita PCOS

Health
Gangguan Penyimpanan Lisosom

Gangguan Penyimpanan Lisosom

Penyakit
3 Pengaruh PCOS dalam Kehidupan Wanita

3 Pengaruh PCOS dalam Kehidupan Wanita

Health
Pusar Bau

Pusar Bau

Penyakit
4 Perbedaan Vitamin D2 dan Vitamin D3 yang Penting Diketahui

4 Perbedaan Vitamin D2 dan Vitamin D3 yang Penting Diketahui

Health
Kuku Kaki Bergelombang

Kuku Kaki Bergelombang

Penyakit
9 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi untuk Dihindari Saat Diet

9 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi untuk Dihindari Saat Diet

Health
Mengenal Apa Itu PCOS dan Gejalanya, Wanita Wajib Tahu

Mengenal Apa Itu PCOS dan Gejalanya, Wanita Wajib Tahu

Health
9 Jenis Asam Amino Esensial dan Fungsinya untuk Tubuh

9 Jenis Asam Amino Esensial dan Fungsinya untuk Tubuh

Health
Infeksi Virus

Infeksi Virus

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.