Kompas.com - 25/08/2020, 12:02 WIB

Madu juga mengandung vitamin dan mineral, namun jumlahnya relatif kecil atau tidak signifikan. Antara lain kalium, kalsium, seng, vitamin C, dan sejumlah antioksidan.

Selain itu, madu memiliki indeks glikemik yang lebih rendah daripada gula.

Indeks glikemik adalah takaran untuk mengukur seberapa cepat karbohidrat bisa meningkatkan kadar gula darah.

Semakin tinggi kadarnya, suatu asupan membuat gula darah lebih gampang melonjak.

Madu memiliki indeks glikemik 58. Sedangkan gula biasa memiliki indeks glikemik 60.

Dengan perbedaan indeks glikemik yang tidak terlalu besar antara madu dan gula, artinya keduanya sama-sama bisa meningkatkan gula darah dengan cepat.

Baca juga: Jenis Makanan yang Baik untuk Penderita Diabetes

Bolehkan penderita diabetes minum madu?

Para ahli merekomendasikan agar penderita diabetes bijak mengonsumsi asupan manis dan karbohidrat.

Terutama bagi penderita yang mengonsumsi insulin. Penderita perlu lebih cermat menghitung karbohidrat termasuk madu yang dikonsumsi setiap hari.

Dokter M. Regina Castro, M.D. dari Mayo Clinic, menyebut minum madu untuk penderita diabetes sebenarnya tidak ada bedanya dengan mengonsumsi gula.

"Madu dan gula sama-sama bisa meningkatkan kadar gula darah," jelas dia, seperti dilansir laman resmi setempat.

Baca juga: 5 Buah yang Aman Dimakan Penderita Diabetes

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.