Minum Kopi Saat Perut Kosong Bahayakan Kesehatan, Mitos atau Fakta?

Kompas.com - 20/09/2020, 10:35 WIB
Ilustrasi kopi diseduh dengan teknik V60. SHUTTERSTOCK/PAULZHUKIlustrasi kopi diseduh dengan teknik V60.

Jika Anda mengalami masalah pencernaan setelah minum kopi saat perut kosong, pertimbangkan untuk tidak mengonsumsi asupan berkafein ini sebelum makan.

Baca juga: Kenapa Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi?

Minum kopi saat perut kosong tingkatkan hormon stres

Bahaya minum kopi saat perut kosong di pagi hari disebut bisa meningkatkan hormon stres kortisol.

Kortisol diproduksi kelenjar adrenal. Hormon stres kortisol berfungsi mengatur metabolisme, tekanan darah, dan kadar gula darah.

Pelepasan hormon kortisol secara berlebihan dalam jangka panjang dapat memicu masalah kesehatan seperti osteoporosis, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

Baca juga: Ibu Menyusui Minum Kopi, Apakah Berpengaruh pada Bayi?

Memang benar, kopi merangsang produksi hormon kortisol. Namun, melonjaknya hormon kortisol hanya berlaku pada orang yang tidak terbiasa minum kopi.

Selain itu, peningkatan hormon kortisol setelah minum kopi umumnya hanya bersifat sementara, tidak dalam jangka panjang.

Penelitian juga belum bisa menunjukkan, minum kopi dalam kondisi perut kenyang tidak membuat hormon kortisol melonjak.

Baca juga: Bolehkah Minum Kopi Setelah atau Sebelum Minum Obat?

Bagaimana baiknya?

Ilustrasi minum kopiseb_ra Ilustrasi minum kopi
Asalkan tidak ada masalah pencernaan, sah-sah saja jika Anda punya kebiasaan minum kopi saat perut kosong atau sebelum makan.

Namun, sejumlah ahli gizi sepakat menyarankan agar setiap orang lebih baik minum kopi dalam kondisi perut sudah terisi makanan.

Jika sarapan atau makan biasa terlalu berat, setidaknya perut sudah terisi dengan kudapan atau makanan ringan.

Baca juga: Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi?

Selain itu, hindari minum kopi secara berlebihan. Batasi asupan kafein maksimal 400 miligram atau setara empat cangkir kopi setiap hari.

Karena efeknya bisa bertahan sampai tujuh jam, minum kopi juga rentan mengganggu jadwal tidur, terutama jika Anda minum kopi di sore hari.

Efek minum kopi berlebihan juga bisa memicu jantung berdebar, cemas, gelisah, sampai sakit kepala.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X