Kompas.com - 21/09/2020, 12:02 WIB
Usus Buntu Uinta General SurgeryUsus Buntu

KOMPAS.com - Usus buntu adalah organ berbentuk tabung dengan panjang sekitar tujuh sampai sepuluh centimeter.

Usus buntu bisa mengalami peradangan. Kondisi ini jamak dikenal sebagai penyakit usus buntu atau apendisitis.

Melansir Harvard Health Publishing, penyebab usus buntu umumnya karena infeksi bakteri, virus, parasit, atau jamur.

Baca juga: 15 Penyebab Sakit Perut Sebelah Kanan Bawah, Tak Selalu Usus Buntu

Usus buntu berfungsi sebagai gudang bakteri baik untuk melindungi tubuh dari gangguan pencernaan.

Namun, setiap kali organ mungil ini tersumbat kotoran atau tumor, usus buntu bisa membengkak dan mengalami peradangan.

Komplikasi atau bahaya dari penyakit usus buntu yang meradang adalah usus bisa berlubang atau pecah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kondisi ini rentan memicu infeksi yang menyebar ke seluruh perut dan dapat mengancam jiwa.

Untuk mencegah komplikasi masalah kesehatan ini, usus buntu perlu mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Ketika didiagnosis usus buntu, salah satu cara mengatasi penyakit yang terlintas di benak adalah operasi.

Lantas, adalah cara mengobati usus buntu tanpa operasi?

Baca juga: Beda Gejala Usus Buntu pada Anak, Orang Dewasa, dan Lansia

Cara mengobati usus buntu tanpa operasi

Dokter biasanya menakar kondisi pasien untuk menentukan cara mengatasi usus buntu yang paling tepat.

Dilansir dari Healthline, beberapa cara mengobati usus buntu antara lain dengan operasi pengangkatan usus buntu sampai terapi obat.

Kebanyakan kasus penyakit ini memerlukan tindakan bedah atau operasi pengangkatan usus buntu.

Namun, sebagian kecil kasus penyakit usus buntu bisa sembuh tanpa operasi.

Menurut penelitian, untuk kasus usus buntu yang belum parah atau tidak rumit, cara mengobati penyakit ini bisa menggunakan terapi obat antibiotik.

"Terapi antibiotik bisa jadi pilihan beberapa pasien usus buntu," kata ahli bedah Matthew Kroh, MD. seperti dilansir dari Cleveland Clinic.

Baca juga: Gejala Usus Buntu Pecah yang Bisa Menimbulkan Komplikasi Serius

Lebih lanjut Dr. Kroh menjelaskan, kasus usus buntu tidak rumit tersebut merujuk pada kondisi usus buntu yang baru bengkak namun belum pecah.

Jika tidak segera diobati, usus buntu yang meradang bisa mengalami komplikasi seperti muncul nanah, cairan, atau terbentuknya lubang kecil di usus buntu.

"Komplikasi ini yang dikhawatirkan apabila usus buntu tidak segera ditangani atau dioperasi," kata dia.

Alhasil, banyak dokter merekomendasikan operasi usus buntu dalam waktu kurang dari 24 jam setelah muncul gejala usus buntu yang parah.

Menurut Dr. Kroh, rekomendasi operasi usus buntu jamak diberikan kepada penderita untuk mencegah komplikasi, usus buntu berlubang (perforasi), atau mengalami infeksi.

Baca juga: 7 Gejala Usus Buntu, Tak Hanya Sakit Perut Sebelah Kanan

Gejala usus buntu

Ilustrasi sakit perut, sakit saluran pencernaan, gastrointestinal Ilustrasi sakit perut, sakit saluran pencernaan, gastrointestinal
Penyakit usus buntu dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya bagi penderitanya.

Untuk itu, kenali gejala usus buntu sebelum penyakit ini bertambah parah.

Usus buntu terletak di perut bagian kanan bawah. Tak pelak, saat organ ini bermasalah, gejala usus buntu yang utama adalah sakit perut bagian kanan bawah.

Rasa nyeri karena penyakit usus buntu biasanya muncul dari pusar, kemudian menjalar ke bagian kanan bawah.

Baca juga: 10 Fakta dan Mitos Penyakit Usus Buntu yang perlu Anda Ketahui

Selain sakit perut bagian kanan bawah, gejala usus buntu lainnya yakni:

  • Mual dan muntah
  • Tidak berselera makan
  • Demam ringan
  • Diare
  • Sakit saat kencing
  • Sering kencing

Untuk memeriksa peradangan pada usus buntu, dokter biasanya melakukan pemeriksaan fisik, merekomendasikan pemeriksaan darah, urine, panggul, USG, CT-scan, sampai MRI.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
Penyakit WIlson

Penyakit WIlson

Penyakit
10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

10 Manfaat Kesehatan Tiram, Makanan Laut Kaya Nutrisi

Health
Giardiasis

Giardiasis

Penyakit
Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Manfaat Kesehatan Teh, Minuman Ramuan Obat Selama Ribuan Tahun

Health
Baby Bottle Tooth Decay

Baby Bottle Tooth Decay

Penyakit
7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

7 Rempah-rempah dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Health
Aerophobia

Aerophobia

Penyakit
5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

5 Olahraga Aman untuk Ibu Hamil

Health
Penyakit Peyronie

Penyakit Peyronie

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.