Kompas.com - 30/09/2020, 15:02 WIB

Kadar kolesterol dikatakan seimbang apabila memenuhi syarat berikut:

  • LDL harus kurang dari 100 mg/dL
  • HDL harus berkisar 40mg/dL atau lebih tinggi.

Kadar kolesterol yang berlebihan bisa menumpuk di arteri. Kondisi ini bisa menghambat suplai darah dan oksigen ke seluruh tubuh.

Penumpukan kolesterol di arteri juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke.

Efek hati pada kadar kolesterol

Salah satu fungsi hati adalah memecah kolesterol. Jika hati tidak bergfungsi baik, hal itu bisa menyebabkan penumpukan kolesterol pada tubuh.

Kolesterol yang terlalu tinggi juga bisa memicu penumpukan lemak di area hati yang meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti diabetes, stroke, dan penyakit jantung.

Berbagai gangguan hati yang bisa memicu peningkatan kolesterol tubuh antara lain:

1. Perlemakan hati non alkohol

Bentuk kerusakan hati yang paling umum adalah penyakit hati berlemak nonalkohol (NAFLD).

Kondisi ini mempengaruhi sekitar seperempat populasi dunia, dan sangat rentan terjadi pada orang yang kelebihan berat badan atau menderita diabetes.

Penyakit ini seringkali terkait dengan dislipidemia atau kadar kolesterol abnormal dalam darah yang bisa memicu penyumbatan pembuluh darah.

Baca juga: Nyeri Perut Atas Menandakan Gangguan Pada Liver, Begini Mencegahnya

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.