Kompas.com - 05/10/2020, 13:39 WIB

KOMPAS.com – Gagal jantung adalah istilah untuk menggambarkan kondisi ketika jantung tidak lagi mampu memompa suplai darah yang cukup ke tubuh.

Tanpa aliran darah yang memadai tersebut, semua fungsi utama tubuh otomatis dapat terganggu.

Melansir Health Line, gagal jantung dapat memengaruhi sisi kanan atau kiri jantung penderita, atau bahkan keduanya secara bersamaan.

Baca juga: 4 Gejala Penyakit Jantung Koroner yang Perlu Diwaspadai

Hal ini bisa menjadi kondisi akut (jangka pendek) atau kronis (berkelanjutan).

Pada gagal jantung akut, gejalanya muncul tiba-tiba tetapi hilang juga dengan cukup cepat.

Kondisi ini sering terjadi setelah serangan jantung.

Mungkin juga akibat dari masalah pada katup jantung yang mengontrol aliran darah di jantung.

Sedangkan, pada gagal jantung kronis, gejalanya terus berlanjut dan tidak membaik seiring waktu.

Dari dua jenis gagal jantung tersebut, kasus gagal jantung bersifat kronis lebih banyak terjadi ketimbang gagal jantung bersifat akut.

Gagal jantung jelas termasuk kondisi medis serius yang memerlukan perawatan oleh dokter.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.