Kompas.com - 05/10/2020, 13:39 WIB

Akibatnya, mungkin terjadi nyeri dada (angina) atau jika aliran darah terhambat total, bisa berupa serangan jantung.

Penyakit arteri koroner juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang dapat menyebabkan gagal jantung seiring waktu.

2. Serangan jantung masa lalu (infark miokard)

Serangan jantung terjadi ketika arteri yang memasok darah ke otot jantung tersumbat.

Terhambatnya suplai oksigen dan nutrisi ini alhasil dapat merusak jaringan otot jantung yang sebagian darinya pada dasarnya "mati".

Jaringan jantung yang rusak juga tidak berkontraksi, yang melemahkan kemampuan jantung untuk memompa darah.

Baca juga: Kenali Gejala Anemia yang Bisa Sebabkan Serangan Jantung Mendadak

3. Tekanan darah tinggi (hipertensi)

Hipertensi yang tidak terkontrol adalah faktor risiko utama untuk mengembangkan gagal jantung.

Ketika tekanan di pembuluh darah terlalu tinggi, jantung harus memompa lebih keras dari biasanya untuk menjaga sirkulasi darah.

Kondisi ini pada akhirnya membebani jantung, dan seiring berjalannya waktu bilik jantung menjadi lebih besar dan lebih lemah.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.