Kompas.com - 06/10/2020, 10:46 WIB
Ilustrasi kembang kol dicacah menggunakan food processor. SHUTTERSTOCK/NATALIA LISOVSKAYAIlustrasi kembang kol dicacah menggunakan food processor.

KOMPAS.com - Fungsi ginjal yang utama adalah membuang limbah dan cairan berlebih dari tubuh melalui urine.

Ginjal juga berfungsi untuk menyeimbangkan cairan dan mineral di tubuh seperti garam dan kalium, serta memproduksi sejumlah hormon.

Makanan berperan penting untuk memperbaiki fungsi ginjal. Dengan pola makan yang tepat, organ vital ini tidak bertambah rusak.

Baca juga: 13 Tanda-tanda Penyakit Ginjal

Melansir WebMD, penderita penyakit ginjal perlu mendapakan asupan protein, kalori, vitamin, dan mineral yang seimbang.

Selain itu, penderita juga pelu membatasi konsumsi makanan tertentu dan cairan agar tidak ada penumpukan mineral yang memperberat kerja ginjal.

Penderita penyakit gagal ginjal kronis stadium awal masih memiliki sedikit keleluasaan dalam memilih asupan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, penderita yang sudah masuk tahap gagal ginjal kronis stadium akhir perlu ekstra hati-hati dalam memasukkan makanan dan minuman.

Melansir Healthline, pantangan penderita penyakit ginjal bisa berbeda-beda.

Namun, secara umum mereka diarahkan untuk membatasi zat gizi dan mineral tertentu, yang kelebihannya tidak bisa disaring oleh ginjal. Seperti sodium, kalium, fosfor, dan protein.

Dokter bisa menyarankan penderita penyakit ginjal untuk merekomendasikan jenis makanan yang baik untuk penderita ginjal.

Baca juga: Hidup dengan 1 Ginjal Itu seperti Apa?

Selain itu, berikut beberapa jenis makanan untuk memperbaiki fungsi ginjal agar tidak bertambah rusak:

1. Kembang kol

Kembang kol adalah makanan yang baik untuk penderita penyakit ginjal.

Sayuran bergizi ini mengandung vitamin C, K, B, dan folat. Selain itu, kembang kol memiliki kadar natrium, kalium, dan fosfor yang rendah.

Penderita penyakit ginjal bisa menikmati kembang kol sebagai sayur, camilab, sampai pengganti nasi.

2. Blueberry

Ilustrasi blueberry penghasil warna biru dan ungu. SHUTTERSTOCK/ODUA IMAGES Ilustrasi blueberry penghasil warna biru dan ungu.
Blueberry termasuk makanan super yang mengandung banyak antioksidan dan rendah kalori.

Rutin makan buah ini terbukti bisa mencegah penyakit jantung, kanker, diabetes, dan penurunan kognitif.

Tak hanya itu, blueberry termasuk makanan untuk memperbaiki fungsi ginjal karena rendah natrium, fosfor, dan kalium.

Baca juga: Ciri-ciri Sakit Pinggang Gejala Penyakit Ginjal

3. Putih telur

Telur termasuk sumber protein bergizi tinggi. Sayangnya, tidak semua bagian telur merupakan makanan tepat untuk penderita ginjal.

Penderita gangguan ginjal disarankan makan bagian putih telurnya saja. Pasalnya kuning telur banyak mengandung fosfor.

Putih telur sangat baik dikonsumsi penderita penyakit ginjal yang menjalani cuci darah. Makanan ini bisa menyediakan protein, tapi minim fosfor.

4. Bawang putih

Ilustrasi potong bawang putih.SHUTTERSTOCK/ By Art_Photo Ilustrasi potong bawang putih.
Seperti yang sudah disinggung di atas, penderita penyakit ginjal perlu membatasi natrium atau garam dalam menu sehari-hari.

Sebagai alternatifnya, penderita penyakit ginjal bisa mengganti garam dengan bawang putih.

Bumbu dapur ini bisa meningkatkan rasa pada hidangan sekaligus memberikan nutrisi.

Bawang putih mengandung mangan, vitamin C dan B6, serta senyawa sulfur yang bisa mengurangi peradangan.

Baca juga: Hati-hati, Diabetes dan Hipertensi Jadi Penyebab Utama Sakit Ginjal

5. Minyak zaitun

Minyak zaitun termasuk makanan untu memperbaiki fungsi ginjal karena bebas fosfor, serta rendah natrium dan kalium.

Bahan makanan ini juga termasuk makanan yang baik untuk penderita penyakit ginjal.

Pasalnya, penderita penyakit ginjal cenderung sulit mengontrol berat badan.

Minyak zaitun dapat digunakan sebagai sumber lemak tak jenuh tunggal yang sehat.

6. Nanas

Ilustrasi nanas yang akan diolah menjadi selai untuk isi nastar. Nastar adalah kue kering khas Lebaran di Indonesia. SHUTTERSTOCK/KOTCHA K Ilustrasi nanas yang akan diolah menjadi selai untuk isi nastar. Nastar adalah kue kering khas Lebaran di Indonesia.
Buah-buahan tropis segar seperti jeruk, pisang, dan kiwi umumnya banyak mengandung kalium.

Nanas bisa menjadi pilihan makanan yang baik untuk penderita ginjal karena memiliki kadar kalium yang rendah.

Buah ini juga baik dikonsumsi karena kaya akan serat, mangan, vitamin C, dan enzim yang bisa mengurangi peradangan seperti bromelain.

Baca juga: 8 Kebiasaan Penyebab Ginjal Rusak yang Perlu Dihindari

7. Jamur shiitake

Jamur shiitake adalah makanan gurih yang bisa digunakan sebagai pengganti daging bagi penderita penyakit ginjal yang perlu membatasi protein.

Jamur ini memiliki kandungan vitamin B, tembaga, mangan, selenium, protein nabati, dan serat.

Jamur shiitake kadar kaliumnya lebih rendah ketimbang jamur portobello dan jamur kancing.

Beberapa makanan untuk memperbaiki fungsi ginjal di atas bisa jadi pilihan bagi penderita penyakit ginjal.

Jangan lupa, selalu diskusikan dengan dokter yang menangani terkait pilihan menu sehat dan ramah ginjal.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Mual Muntah Tanda Kehamilan, Apakah Bisa Jadi Berbahaya?

Health
Batuk Kering

Batuk Kering

Penyakit
Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Minum Air Dingin Setiap Hari, Apakah Buruk bagi Kesehatan?

Health
Katatonia

Katatonia

Penyakit
Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Tak Hanya Kanker, Ini 3 Penyebab Munculnya Benjolan di Tubuh

Health
Aneurisma Aorta Abdominalis

Aneurisma Aorta Abdominalis

Penyakit
Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Penyebab Bisul dan Faktor Risikonya

Health
Pleuritis

Pleuritis

Penyakit
Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Deodoran Bisa Memicu Kanker Payudara, Begini Alasannya

Health
7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

7 Penyebab Sering Kentut, Efek Makanan sampai Gangguan Pencernaan

Health
Pubertas Dini

Pubertas Dini

Penyakit
12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

12 Rekomendasi IDAI untuk Lindungi Anak dari Bahaya Erupsi Semeru

Health
8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

8 Manfaat Minum Air Hangat Setelah Makan

Health
Mastiitis

Mastiitis

Penyakit
3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

3 Penyebab Prostatitis, Biang Kelenjar Prostat Bengkak dan Radang

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.