Kompas.com - 07/10/2020, 13:36 WIB

1. Gangguan pendengaran

Pada kasus ringan, gangguan pendengaran ini biasanya terjaid hanya sesekali waktu dan akan hilang setelah infeksi membaik.

Namun, infeksi telinga juga bisa memicu kerukanan permanen pada gendang telinga atau struktur telinga tengah.

2. Terhambatnya kemampuan bicara

Pada balita, infeksi telinga bisa menyebabkan terhambatnya perkembangan dan kemampuan bicara. Hal ini juga bisa mempengaruhi keterampilan sosial mereka.

3. Penyebaran infeksi

Infeksi yang tidak diobati atau infeksi yang tidak merespons pengobatan dengan baik dapat menyebar ke jaringan terdekat.

Penumpukan kotoran di telinga bisa menjadi awal terjadinya gangguan pendengaran. Bagaimana cara aman membersihkan telinga?

Penyebaran infeksi tersebut bisa mengakibatkan munculnya tonjolan di belakang telinga, yang disebut infeksi mastoid.

Infeksi ini bisa memicu kerusakan pada tulang dan terbentuknya kista berisi nanah.

Pada kasus yang jarang terjadi, infeksi telinga tengah juga bisa menyebar ke jaringan lain di tengkorak, termasuk otak atau selaput yang mengelilingi otak (meningitis).

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.