Kompas.com - 12/11/2020, 06:04 WIB
Ilustrasi Getty Images/iStockphotoIlustrasi

KOMPAS.com – Kanker testis adalah tumor ganas yang tumbuh di testis atau buah zakar.

Testis sendiri merupakan bagian penting dari sistem reproduksi pria karena menghasilkan sperma dan hormon testosteron yang berperan besar dalam perkembangan seksual pria.

Merangkum NHS, terdapat berbagai jenis kanker testis yang diklasifikasikan berdasarkan jenis sel tempat kanker dimulai.

Baca juga: 12 Penyebab Penis Sakit dan Cara Mengobatinya

Jenis kanker testis yang paling umum terjadi adalah kanker testis sel germinal yang menyumbang sekitar 95 persen dari semua kasus.

Sel germinal adalah jenis sel yang digunakan tubuh untuk membuat sperma.

Ada 2 subtipe utama kanker testis sel germinal, yakni:

  • Seminoma yang menjadi lebih umum dalam 20 tahun terakhir dan sekarang menyebabkan 40 hingga 45 persen dari kanker testis
  • Non-seminoma yang meliputi sebagian besar sisanya dan termasuk teratoma, karsinoma embrional, koriokarsinoma, dan tumor kantung kuning telur

Kedua jenis ini cenderung merespons kemoterapi dengan baik.

Sementara, jenis kanker testis yang kurang umum meliputi:

  • Tumor sel leydig yang menyumbang sekitar 1 hingga 3 persen kasus
  • Tumor sel sertoli yang menyumbang kurang dari 1 pesen kasus

Gejala kanker testis

Kanker testis termasuk jenis kanker yang tidak biasa jika dibandingkan dengan kanker lainnya karena cenderung menyerang pria yang lebih muda.

Di mana, kanker testis paling umum menyerang pria berusia antara 15 dan 49 tahun.

Baca juga: Penis Jarang Ereksi Saat Bangun Tidur pada Pagi Hari, Normalkah?

Meski demikian, kanker testis adalah jenis kanker yang relatif jarang terjadi, terhitung hanya 1 persen dari semua kanker yang terjadi pada pria.

Tapi tetap saja, penyakit ini layak diwaspadai.

Melansir Medical News Today, gejala kanker testis sering muncul pada tahap awal.

Orang tersebut mungkin memperhatikan perubahan, atau dokter akan menemukannya selama pemeriksaan fisik rutin.

Gejala awal kanker testis yang umum terjadi di antaranya, yakni:

1. Muncul benjolan

Gejala awal kanker testis bisa berupa benjolan atau pembengkakan yang tidak menimbulkan rasa sakit pada testis.

Baca juga: Benturan pada Testis Bisa Ganggu Kesuburan, Kapan Harus ke Dokter?

Perubahan terjadi pada testis karena berbagai alasan.

Benjolan memang tidak selalu berarti kanker, tetapi siapa pun yang memperhatikan adanya perubahan kondisi testis akan lebih baik jika segera menemui dokter.

2. Nyeri tajam di testis

Selain benjolan, gejala awla kanker testis lainnya mungkin juga, termasuk:

  • Nyeri tajam di testis atau skrotum (kantung yang terdiri dari kulit dan otot yang membungkus testis)
  • Perasaan berat di skrotum
  • Perbedaan ukuran antara testis

Dalam beberapa kasus, perubahan hormonal akibat kanker ini bisa menyebabkan payudara pria membesar dan terasa nyeri.

3. Nyeri punggung bawah hingga sakit kepala

Pada tahap selanjutnya, ketika kanker menyebar ke organ lain, seseorang mungkin akan memperhatikan beberapa gejala berikut:

  • Nyeri punggung bawahjika kanker menyebar ke kelenjar getah bening
  • Kesulitan bernapas jika itu memengaruhi paru-paru
  • Sakit perut jika itu mempengaruhi hati
  • Sakit kepala dan kebingungan jika sampai ke otak

Jika Anda memang menderita kanker testis, semakin cepat pengobatan dimulai, maka  kian besar pula kemungkinan Anda untuk bisa sembuh total.

Baca juga: 12 Cara Mencegah Kanker Secara Alami

Jadi, jangan ragu untuk segera menemui dokter jika Anda mendeteksi rasa sakit, bengkak atau benjolan di testis atau area selangkangan, terutama jika tanda dan gejala ini berlangsung lebih dari dua minggu.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Kanker Tiroid
Kanker Tiroid
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Bagaimana Pengobatan Rumahan Saraf Kejepit?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Awal

Health
10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

10 Gejala Kanker Usus Stadium Awal yang Pantang Disepelekan

Health
Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Seberapa Mengerikan Penyakit Diabetes?

Health
Sindrom Steven-Johnson

Sindrom Steven-Johnson

Penyakit
Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Kenali 4 Faktor Risiko Leukimia

Health
Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Apa Manfaat dan Efek Samping Suntik Vitamin C?

Health
Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Bagaimana Cara Hadapi Orang Bertendensi Bunuh Diri?

Health
Apa Penyebab Kulit Kering?

Apa Penyebab Kulit Kering?

Health
4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

4 Cara Mudah Mengatasi Sembelit

Health
8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

8 Cara Mengatasi Sakit Kepala saat Kepanasan

Health
Sindrom Asperger

Sindrom Asperger

Penyakit
Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Seberapa Sering Normalnya Kita Harus Buang Air Besar?

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.