Kompas.com - 21/11/2020, 06:03 WIB
Ilustrasi mengukur tekanan darah shutterstockIlustrasi mengukur tekanan darah

KOMPAS.com - Tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa memicu berbagai komplikasi yang mengancam nyawa.

Apalagi, tekanan darah tinggi seringkali muncul tanpa gejala yang disadari.

Untuk menghindari komplikasi tersebut, kita perlu mengubah gaya hidup kita.

Menurut pakar kesehatan dan Harvard, NaomiFisher, mengubah gaya hidup adalah cara paling mudah dan efektif agar tekanan darah tetep terkontrol.

"Gaya hidup sehat manfaatnya sama efektif dengan konsumsi obat penurun tekanan darah, bahkan lebih," ucap dia.

Baca juga: 5 Jenis Makanan yang Bisa Memicu Sembelit

Berikut gaya hidup sehat yang bisa kita lakukan untuk menurunkan tekanan darah:

1. Menurunkan berat badan

Sejauh ini, cara paling efektif untuk mengurangi tekanan darah tinggi adalah dengan menurunkan berat badan.

"Menurunkan berat badan sebesar lima kilogram saja bisa menurunkan tekanan darah yang tinggi," ucap Fisher.

2. Hati-hati dengan komposisi makanan

Tanpa disadari, banyak orang mengonsumsi garam atau natrium berlebihan.

Padahal, batas konsumsi garam yang baik untuk kesehatan hanya 1.500 miligram setiap harinya.

Beberapa makanan yang kita konsumsi seringkali mengandung garam yang tinggi.

Jadi, bacalah label komposisi terlebih dahulu sebelum menyantapnya.

Cara ini sangat penting untuk membatasi asupan garam. Hindari pula makanan tinggi garam, seperti makanan beku dan siap saji.

3. Aktif bergerak

Berolahraga selama 30 menit sebanyak lima kali seminggu sudah membantu mengontrol tekanan darah.

"Lakukan olahraga yang Anda sukai agar bisa lebih konsisten dalam menjalaninya," saran Fisher.

Tak perlu melakukan olahraga berat, jalan kaki atau bersepeda saja sudah membantu mengontrol tekanan darah.

4. Kurangi asupan alkohol

Mengonsumsi alkohol terlalu banyak juga bisa meningkatkan tekanan darah. Jadi, sebisa mungkin hindari konsumsi alkohol demi kesehatan.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Sarapan Sereal Bantu Tingkatkan Kesehatan Anak?

5. Lakukan manajemen stres

Hormon stres dapat menyempitkan pembuluh darah dan memicu lonjakan tekanan darah.

Seiring waktu, stres juga dapat memicu kebiasaan tidak sehat yang membahayakan kesehatan jantung, seperti makan berlebihan, kurang tidur, dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan alkohol.

Itu sebabnya, sangat penting melakukan manajemen stres demi menyeimbangkan tekanan darah di tubuh.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X