Kenali Apa itu Lipoma, Benjolan Lemak di Bawah Kulit

Kompas.com - 21/11/2020, 17:01 WIB
Ilustrasi lipoma Shutterstock/Casa nayafanaIlustrasi lipoma

KOMPAS.com - Lipoma adalah benjolan lemak yang biasanya tumbuh di antara kulit dan lapisan otot.

Ciri-ciri benjolan lipoma umumnya kenyal mirip adonan roti, tidak lembek, dan bisa digerakkan saat ditekan dengan jari.

Penyakit lipoma ini kerap muncul pada kalangan lansia. Beberapa memiliki lebih dari satu lipoma.

Berikut penjelasan lebih lanjut apa itu lipoma, ciri-ciri lipoma, penyebab lipoma, dan kapan perlu waspada.

Baca juga: 10 Gejala Kelenjar Tiroid Bermasalah, Tak Hanya Benjolan di Leher

Apa itu lipoma?

Melansir Cleveland Clinic, lipoma adalah benjolan berupa gumpalan lemak yang tumbuh di jaringan lunak tubuh.

Lipoma termasuk jenis tumor. Biasanya, penyakit ini tidak berbahaya.

Lipoma cukup umum. Sekitar satu di antara 1.000 orang mengalami lipoma.

Penyakit ini kerap muncul di tubuh bagian atas, leher, bahu, punggung, perut, lengan, atau paha.

Baca juga: Mengenal Kalazion, Benjolan di Kelopak Mata Tapi Bukan Bintitan

Ciri-ciri lipoma

Dilansir dari Mayo Clinic, terdapat beberapa ciri-ciri lipoma yang mudah dikenali, antara lain:

  • Benjolan biasanya muncul di bawah kulit
  • Benjolan terasa empuk dan bisa digerakkan saat ditekan dengan jari
  • Diameter benjolan ini umumnya kurang dari lima centimeter, tapi bisa tumbuh membesar
  • Benjolan terkadang sakit apabila tumbuh dan menekan saraf di sekitarnya

Baca juga: Benjolan di Miss V: Penyebab dan Cara Menghilangkannya

Penyebab lipoma

Penyebab lipoma yang pasti belum diketahui. Namun, beberapa ahli menduga kondisi tersebut disebabkan trauma fisik.

Ada juga yang berpendapat lipoma berasal dari faktor genetik, sehingga cenderung diturunkan dalam keluarga.

Kondisi genetik seperti sindrom gardner dan lipomatosis multipel herediter menyebabkan penderita memiliki beberapa lipoma.

Kondisi langka seperti penyakit madelung yang banyak dialami pria peminum alkohol juga bisa memicu tumbuhnya lipoma.

Selain faktor risiko di atas, usia di antara 40-60 tahun juga memengaruhi pertumbuhan lipoma.

Tapi, beberapa kasus menunjukkan orang di bawah usia 40 tahun juga bisa terkena lipoma.

Baca juga: Penyebab Benjolan di Ketiak dan Cara Menghilangkannya

Kapan perlu waspada?

Melansir WebMD, benjolan lipoma yang terbentuk di dalam otot atau organ dan menimbulkan nyeri biasanya butuh dioperasi.

Terkadang, ada juga benjolan lipoma yang bersifat kanker atau disebut liposarcoma.

Jenis benjolan lipoma ini tumbuh dengan cepat dan bisa menyebabkan rasa sakit.

Setiap ada benjolan di tubuh, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Baca juga: Gejala dan Penyebab Kista Ganglion, Biang Benjolan Pergelangan Tangan

Dokter bisa mengetahui apakah lipoma berbahaya atau tidak.

Lipoma dapat didiagnosis dengan pemeriksaan fisik. Jika curiga benjolan ganas, dokter akan merekomendasikan pemeriksaan lanjutan.

Antara lain biopsi atau pengambilan jaringan untuk diperiksa di bawah mikroskop, tes sinar-X, CT scan, atau MRI.

Cara menghilangkan lipoma disesuaikan dengan penyebab pastinya.

Lipoma yang tidak berbahaya biasanya tidak perlu dioperasi.

 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X