Kompas.com - 10/12/2020, 13:39 WIB

KOMPAS.com - Mengalami sakit saat menyusui sering membuat ibu merasa khawatir. Selain lelah karena sakit yang dirasakan, banyak ibu khawatir tentang pemakaian obat yang mungkin berpengaruh pada ASI.

Salah satu penyakit yang menjengkelkan saat menyusui adalah radang tenggorokan.

Di saat ibu harus fokus memberikan ASI pada Si Kecil, rasa tidak nyaman akibat radang tenggorokan malah terjadi.

Baca juga: Radang Tenggorokan pada Anak: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati

Radang tenggorokan dapat menimbulkan berbagai gejala yang menyebalkan, seperti rasa nyeri dan gatal di tenggorokan, rasa sakit saat berbicara, hingga sulit menelan.

Keberadaan gejala ini dapat mengganggu kenyamanan ibu saat menyusui buah hati.

Maka dari itu, kenali berbagai cara aman untuk mengatasi radang tenggorokan saat menyusui ini.

1. Obat-obatan dari dokter

Obat-obatan seperti ibuprofen hingga parasetamol dapat diresepkan dokter untuk mengatasi radang tenggorokan saat menyusui, terutama jika ibu juga mengidap demam dan nyeri badan.

Selain itu, dokter juga bisa memberikan obat semprot untuk radang tenggorokan guna menghilangkan rasa nyerinya. Jika radang tenggorokan disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik.

Perlu diingat, ibu yang sedang menyusui tidak boleh asal-asalan dalam memilih obat karena ada beberapa obat yang tidak boleh dikonsumsi saat sedang menyusui.

2. Berkumur dengan air garam

Berkumur dengan air garam adalah solusi rumahan yang sederhana dan sangat mudah dilakukan. Ibu hanya perlu menyeduh 2 sendok teh garam ke dalam air hangat, kemudian berkumur dan membuang airnya dari mulut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.