Kompas.com - 04/01/2021, 18:06 WIB

KOMPAS.com - Telapak tangan dan kaki berkeringat biasanya muncul saat tubuh sedang kegerahan, stres, mengalami emosi, atau olahraga.

Namun, sebagian orang merasakan beberapa bagian tubuhnya berkeringat secara berlebihan di luar waktu-waktu di atas setidaknya seminggu sekali.

Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas keseharian sampai menyebabkan penderitanya merasa malu.

Baca juga: Gejala dan Penyebab Kista Ganglion, Biang Benjolan Pergelangan Tangan

Keluarnya keringat berlebihan di beberapa bagian tubuh ini dalam dunia medis dikenal dengan hiperhidrosis.

Berikut penyebab kenapa telapak tangan dan kaki sering berkeringat serta cara mengatasinya.

Penyebab telapak tangan dan kaki sering berkeringat

Telapak tangan dan kaki kita memiliki lebih banyak kelenjar keringat ketimbang bagian tubuh lainnya. Tak pelak, bagian tubuh ini kerap terasa lembab.

Sedangkan penyebab telapak kaki dan tangan sering berkeringat secara berlebihan dapat berbeda-beda, tergantung jenis hiperhidrosis primer atau sekunder.

  • Hiperhidrosis primer

Melansir Mayo Clinic, jenis hiperhidrosis yang paling umum adalah hiperhidrosis fokal primer.

Hiperhidrosis ini disebabkan gangguan saraf yang membuat sinyal kelenjar keringat jadi terlalu aktif.

Kendati tidak ada aktivitas fisik berlebihan atau kenaikan suhu ekstrem, penderitanya bisa berkeringat secara berlebihan, terutama saat stres atau gugup.

Jenis hiperhidrosis primer kerap memengaruhi area telapak kaki, tangan, terkadang sampai ke wajah.

Penyebab kenapa telapak tangan dan kaki berkeringat terkait hiperhidrosis primer umumnya terkait faktor keturunan.

Jika Anda memiliki keluarga yang mengalami masalah telapak tangan dan kaki basah, ada kemungkinan Anda juga akan mengalaminya.

Baca juga: 8 Cara Alami Menghilangkan Kapalan di Telapak Kaki dan Jari Tangan

  • Hiperhidrosis sekunder

Ilustrasi tiroidShutterstock Ilustrasi tiroid
Hiperhidrosis sekunder terjadi ketika keringat berlebihan muncul karena kondisi kesehatan atau gejala penyakit tertentu.

Penyebab telapak tangan dan kaki berkeringat terkait hiperhidrosis sekunder antara lain:

  • Diabetes
  • Menopause
  • Masalah tiroid
  • Gula darah rendah
  • Serangan jantung
  • Gangguan sistem saraf
  • Infeksi
  • Efek samping obat tertentu

Baca juga: Kaki dan Tangan Sering Kesemutan Bisa Jadi Gejala Penyakit Apa?

Cara mengatasi telapak tangan dan kaki berkeringat

Telapak tangan dan kaki berkeringat secara berlebihan rentan menyebabkan infeksi kulit.

Selain itu, penderita juga rawan terkena gangguan sosial dan emosional karena memiliki telapak tangan dan kaki lembab.

Kondisi ini tak jarang membuat penderitanya kerepotan saat harus bersalaman, mengerjakan beberapa hal, atau aktivitas sederhana seperti membuka tutup botol.

Menurut American Academy of Family Physicians, cara mengatasi telapak tangan dan kaki berkeringat secara berlebihan perlu disesuaikan penyebab mendasar.

Terutama jenis hiperhidrosis sekunder, penderita perlu mengatasi penyakitnya.

Selain itu, dokter umumnya merekomendasikan beberapa opsi perawatan lainnya yakni:

  • Menggunakan obat oles antiperspiran yang mengandung aluminium klorida
  • Suntik toksin botulinum tipe A
  • Operasi pemotongan saraf pemicu keringat berlebih

Perhatian, beberapa cara mengatasi kaki dan tangan berkeringat di atas memiliki efek samping. Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan jenis perawatan paling tepat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.