Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/01/2021, 12:08 WIB

KOMPAS.com - Tremor di tangan bisa terjadi tanpa sebab atau sebagai gejala dari kondisi yang mendasarinya.

Tangan tremor memang bukan gejala yang mengancam nyawa, tapi tetap saja bisa berdampak pada aktivitas sehari-hari.

Kebanyakan orang mengalami sedikit tremor di tangan dan ini mungkin terlihat terutama saat memegang sesuatu dengan posisi tangan lurus di depan tubuh.

Baca juga: Mengenal Penyebab Tremor dan Cara Mengatasinya

Tingkat keparahan tremor pada masing-masing orang sendiri dapat bervariasi.

Beberapa tremor dapat menyebabkan guncangan yang lebih nyata.

Melansir Health Line, tremor merupakan gangguan gerakan yang umum.

Kontraksi otot ritmis yang tidak disengaja menyebabkan getaran.

Tremor paling sering terjadi di tangan.

Tetapi tremor atau getaran juga dapat terjadi di lengan, kepala, pita suara, batang tubuh, dan kaki.

Tremor dapat terjadi sebentar-sebentar, sering terjadi, atau konstan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+