Kompas.com - 12/03/2021, 18:10 WIB
Ilustrasi sakit tenggorokan PreventionIlustrasi sakit tenggorokan

KOMPAS.com - Meski seringkali tidak menyebabkan komplikasi serius, sakit tenggorokan tetap saja menganggu.

Kondisi ini bisa menyebabkan rasa sakit, gatal atau iritasi pada tenggorokan yang seringkali memburuk saat menelan.

Radang tenggorokan biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri. Tentunya, kita memerlukan antibiotik untuk mengatasinya.

Baca juga: Bahaya Melewatkan Sarapan Pada Pasien Diabetes

Adakah cara lain untuk mengatasi sakit tenggorokan?

Kabar baiknya, dokter pengobatan keluarga Daniel Allan mengatakan ada berbagai pengobatan rumahan yang terbukti efektif mengatasi sakit tenggorokan.

Berikut pengobatan rumahan tersebut:

1. Minum cairan hangat dan dingin

Kita bisa mengonsumsi minuman atau makanan hangat seperti teh dan sup ayam. Atau, kita juga bisa mencoba minuman dingin perti air es.

Air membantu membersihkan selaput lendir, menjaga aliran darah, dan mencegah infeksi sinus.

Suhu hangat juga dapat mengurangi batuk karena menenangkan bagian belakang tenggorokan.

Cobalah makanan atau minuman hangat dan dingin secara bergantian untuk melihat mana yang paling cocok untuk Anda.

2. Berkumur

Larutkan setengah sendok teh garam atau soda kue ke segelas air hangat. Lalu gunakan untuk berkumur setiap tiga jam sekali.

Air garam dapat membantu mengurangi pembengkakan dan iritasi pada tenggorokan.

Sementara itu, soda kue juga menenangkan tenggorokan, memecah lendir, dan dapat membantu mengatasi refluks asam yang mengiritasi tenggorokan.

3. Konsumsi antihistamin dan pereda nyeri yang dijual bebas

Antihistamin dapat menumpulkan atau meredakan sakit tenggorokan. Asetaminofen, ibuprofen, dan naproxen juga membantu meredakan nyeri yang terletak sedikit lebih dalam di kelenjar dan bagian leher lainnya.

Histamin adalah bahan kimia yang membantu sistem kekebalan melawan zat asing.

Sayangnya, zat tersebut terkadang bereaksi berlebihan di tubuh dan memicu gejala seperti hidung tersumbat dan post-nasal drip.

Kondisi tersebut bisa membuat sakit tenggorokan terasa lebih buruk.
Sebaliknya, antihistamin dapat melawan reaksi berlebihan ini.

Baca juga: 5 Gejala Baru Virus Corona yang Perlu Diwaspadai

4. Mandi air panas

Uap pada air panas membantu mengencerkan lendir dan dapat melembabkan serta meredakan sakit tenggorokan.

5. Istirahat

Cobalah mengistirahatkan tubuh dengan meletakkan kepala di atas bantal dan tutup mata.

Istirahat membantu memulihkan kondisi fisik. Namun, posisi saat istirahat juga perlu kita perhatikan.

Sebab, berbaring datar terkadang bisa menyebabkan pembengkakan karena adanya peningkatan tekanan di bagian belakang tenggorokan.

Sebagai gantinya, cobalah meninggikan tempat tidur atau duduk bersandar di kursi untuk mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X