Kompas.com - 12/03/2021, 12:15 WIB
Ilustrasi diabetes. Penderita diabetes di Indonesia berada di peringkat 7 dunia. Indonesia waspada diabetes, terutama di masa pandemi Covid-19. SHUTTERSTOCK/Proxima StudioIlustrasi diabetes. Penderita diabetes di Indonesia berada di peringkat 7 dunia. Indonesia waspada diabetes, terutama di masa pandemi Covid-19.

KOMPAS.com - Sesekali melewatkan sarapan mungkin tidak akan menimbulkan masalah besar pada orang yang memiliki kondisi prima.

Namun, lain halnya dengan penderita diabetes. Melewatkan waktu sarapan bisa saja membuat kadar gula darah menurun atau melonjak drastis.

Padahal, kadar gula darah yang seimbang sangat penting untuk pasien diabetes.

Oleh karena itu, mereka harus makan tepat waktu untuk mengelola gejala mereka.

Ahli diet Carolyn Garvey juga mengatakan, sesekali melewatkan makan bisa menganggu keseimbangan antara asupan makanan dan obat-obatan diabetes.

Baca juga: Sulit Sembuh, Bagaimana Mengatasi Luka Pada Penderita Diabetes?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akibatnya, kadar gula darah bisa menjadi terlalu rendah atau terlalu tinggi, yang tentunya berbahaya bagi kesehatan.

"Jika Anda mengonsumsi obat diabetes yang dapat menyebabkan gula darah rendah, Anda harus berusaha untuk tidak melewatkan waktu makan," kata Garvey.

Jika tidak bisa makan dengan jadwal yang teratur, bicarakan dengan dokter tentang obat diabetes yang tidak akan menyebabkan gula darah rendah.

Pentingnya kontrol gula darah

Saat Anda sakit atau merasa tidak ingin makan banyak, penting untuk memantau kadar gula darah.

"Untuk diabetes tipe 1, pastikan untuk memantau gula darah sebelum makan dan sebelum tidur, biasanya empat kali sehari," kata Garvey.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Amnesia

Amnesia

Penyakit
9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

9 Penyebab Sering Berdeham, Termasuk Bisa Jadi Gejala Penyakit

Health
Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Mitos atau Fakta, Sering Marah Bikin Darah Tinggi?

Health
Hepatitis D

Hepatitis D

Penyakit
16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

16 Gejala Laryngopharyngeal Reflux (LPR) yang Perlu Diwaspadai

Health
Keseleo

Keseleo

Penyakit
6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

6 Pantangan Makanan Setelah Sunat

Health
11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

11 Gejala Kecemasan pada Anak yang Tidak Boleh Disepelekan

Health
12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

12 Cara Mengobati Ambeien Berdarah secara Alami, Obat, dan Operasi

Health
Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Hamil di Atas Usia 35 Tahun Berisiko Tinggi, Begini Cara agar Tetap Sehat

Health
Infeksi Payudara

Infeksi Payudara

Penyakit
Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Gejalanya Mirip, Ini Beda Gangguan Kepribadian Ambang dan Bipolar

Health
Sindrom Brugada

Sindrom Brugada

Penyakit
8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

8 Penyebab Mata Gatal di Malam Hari

Health
Lichen Planus

Lichen Planus

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.