Kompas.com - 22/04/2021, 18:16 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Tahi lalat yang muncul di area tubuh tertentu mungkin hal yang wajar. Namun, tahi lalat juga bisa menjadi tanda kanker, loh.

Ahli bedah plastik Brian Gastman mengatakan, perubahan wujud tahi lalat bisa menjadi pertanda kanker kulit.

Ada beberapa jenis kanker kulit. Tetapi jenis kanker kulit yang sering dikaitkan dengan munculnya tahi lalat adalah melanoma.

Baca juga: 5 Cara Cepat Mengatasi Diare

Tahi lalat adalah sekelompok sel mengandung pigmen yang disebut melanosit.

“Ketika melanosit menjadi kanker, itu disebut melanoma,” ucap Gastman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Melanoma bukanlah jenis kanker kulit yang paling umum tetapi bisa menjadi jenis kanker yang paling mematikan.

Itulah mengapa sangat penting untuk mengetahui tanda-tanda tahi lalat yang berpotensi menjadi kanker.

Tanda kanker

Ciri-ciri tahi lalat yang bisa menjadi awal kanker adalah berikut ini:

  • bentuknya tidak beraturan
  • bagian tepi tahi lalat terlihat tidak beraturan, bergigi atau tidak jelas
  • memiliki banyak warna, seperti coklat, hitam, tan, merah muda, merah atau bahkan putih dan biru
  • bentuk tahi lalat seringkali berubah-ubah
  • memicu gatal, nyeri, dan darah.

Namun, Melanoma juga dapat berkembang di tempat yang sebelumnya tidak ada tahi lalat.

Melanoma bisa menyerupai luka atau bercak, tanda lahir, jerawat atau bahkan memar.

Melanoma juga bisa muncul dalam bentuk garis gelap di bawah kuku atau kuku kaki.

Jika Anda melihat kemungkinan tanda peringatan melanoma - baik di tahi lalat atau di mana pun - periksakan ke dokter.

Semakin dini Anda terkena melanoma, semakin mudah pengobatannya.

Faktor risiko melanoma

Siapa saja bisa mengalami melanoma, tetapi beberapa orang berisiko lebih tinggi mengalaminya. Penyakit ini lebih sering terjadi pada orang dengan faktor risiko berikut:

  • memiliki riwayat keluarga yang mengalami melanoma.
  • memiliki lebih dari 50 tahi lalat
  • kulit mengalami banyak kerusakan akibat sinar matahari.

Baca juga: 5 Obat Sakit Lutut untuk Mengatasi Nyeri

Penyebab umum tahi lalat menjadi melanoma adalah radiasi UV dari matahari.

Itulah mengapa sangat penting untuk memakai tabir surya dan menghindari kerusakan akibat sinar matahari.

Tetapi apa pun tingkat risikonya, jangan menunda menemui dokter jika Anda memiliki tahi lalat atau bercak yang mengkhawatirkan.

“Semakin lama Anda menunggu, semakin tinggi risikonya, dan semakin besar risiko kematian,” kata Gastman.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X