Kompas.com - 22/04/2021, 20:20 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19 ShutterstockIlustrasi Vaksin Covid-19

KOMPAS.com - Keamanan vaksin Covid-19 untuk ibu hamil hingga saat ini masih menjadi pertanyaan banyak orang.

Awalnya, vaksin Covid-19 tidak diperuntukan untuk ibu hamil.

Namun, penelitian yang diterbitkan pada akhir Maret oleh American Journal of Obstetrics and Gynecology tersebut memberi angin segar.

Riset tersebut mengamati 131 pasien, di mana 84 di antaranya sedang hamil, 31 sedang menyusui dan 16 tidak hamil.

Baca juga: Siapa Saja Ibu Hamil yang Berisiko Tinggi Terkena Preeklamsia?

Semua pasien ini menerima kedua dosis vaksin mRNA COVID-19 (baik Pfizer atau Moderna).

Setelah vaksin bekerja penuh, antibodi mereka diukur dan dibandingkan dengan 37 wanita hamil yang telah terinfeksi Covid-19.

Dari hasil penelitian, terungkap bahwa pasien hamil meneruskan kekebalan itu ke bayi melalui plasenta dan ASI.

Hasil penelitian tersebut sekaligus memastikan bahwa tidak ada risiko bagi kesehatan pasien atau bayinya jika mereka menerima vaksin.

Selain itu, data sejauh ini menunjukkan bahwa efek samping yang disebabkan oleh vaksin pada pasien hamil sebanding dengan pasien yang tidak hamil.

“Dari data tersebut, kami mengetahui efek samping normal yang mereka alami, tidak membahayakan bayi,” ucap Oluwatosin Goje, ahlia Obstetrics & Gynecology.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X