Kompas.com - 03/05/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi nyamuk. PIXABAY/EMPHYRIOIlustrasi nyamuk.

KOMPAS.com - Malaria adalah penyakit yang mengancam jiwa. Penyakit ini biasanya ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi.

Nyamuk yang terinfeksi membawa parasit Plasmodium. Saat nyamuk ini menggigit Anda, parasit tersebut masuk ke aliran darah Anda.

Ketika parasit berada di dalam tubuh Anda, mereka akan bergerak ke liver untuk berkembang biak.

Setelah beberapa hari, parasit dewasa memasuki aliran darah dan mulai menginfeksi sel darah merah.

Baca juga: 3 Gejala Awal Serangan Jantung yang Sering Dialami Wanita

Gejala Malaria

Gejala awal malaria dapat berupa munculnya rasa kantuk yang besar, hilangnya nagsu makan, dan sulit tidur.

Gejala juga bisa diikuti dengan tubuh yang menggigil, demam, dan napas yang cepat.

Demam dapat meningkat secara bertahap selama satu hingga dua hari atau melonjak sangat tiba-tiba hingga suhu tubuh berada di atas 40 derajat celcius.

Ketika demam berakhir, tubuh akan mulai mengeluarkan keringat yang intensif.

Mencegah dan mengatasi malaria

Malaria diobati dengan pemberian obat antimalaria yang diberikan melalui mulut, melalui suntikan, atau intravena (ke dalam pembuluh darah).

Obat antimalaria yang sering digunakan antara lain:

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X