Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/05/2021, 06:00 WIB

KOMPAS.com - Pening di kepala bukanlah hal yang harus Anda abaikan.

Sebab, kondisi ini bisa membuat kita kehilangan keseimbangan tubuh, kepala berdenyut nyeri, dan badan terasa limbung.

Pening di kepala juga bisa menyebabkan mual, masalah penglihatan, dan penurunan fokus.

Baca juga: Progeria, Sindrom yang Membuat Anak-Anak Memiliki Fisik Bak Orang Tua

Lalu apa penyebab pening di kepala?

Pening dikepala bisa terjadi karena adanya masalah di telinga bagian dalam, otak atau leher.

Hal ini juga bisa terjadi karena neurologis atau yang berhubungan dengan jantung atau dapat disebabkan oleh perubahan dalam pengobatan.

Namun, hal yang paling sering memicu pening adalah vertigo, tepatnya vertigo posisi paroksismal jinak.

Vertigo posisi paroksismal jinak terjadi saat kristal kecil kalsium karbonat di dalam salah satu organ telinga bagian dalam terlepas dan berpindah ke bagian lain dari telinga bagian dalam.

Pening biasanya berlangsung kurang dari satu menit saat Anda melakukan gerakan posisi seperti membungkuk, melihat ke atas, berguling di tempat tidur atau berpindah dari posisi berbaring ke duduk atau duduk ke posisi berbaring.

Jika Anda mengalami gejala awal yang akut termasuk pening, mual atau muntah, ketidakseimbangan, dan gangguan penglihatan, hal ini dapat disebabkan oleh neuritis vestibular.

Kondisi ini mungkin terjadi setelah infeksi saluran pernapasan atas atau infeksi saluran pencernaan.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+