Kompas.com - 12/05/2021, 12:02 WIB
Ilustrasi saling memaafkan di momen lebaran Odua ImagesIlustrasi saling memaafkan di momen lebaran

KOMPAS.com – Setiap orang mungkin pernah tersakiti oleh tindakan atau perkataan orang lain.

Rasa sakit ini bisa jadi timbul misalnya karena orang tua terus-menerus mengkritik tindakan kita, rekan kerja menyabotase proyek kita, atau pasangan yang berselingkuh.

Sakit hati juga bisa jadi muncul ketika kita pernah mengalami pengalaman traumatis, seperti dilecehkan secara fisik atau emosional oleh seseorang yang dekat dengan kita.

Baca juga: Daging Sapi, Ayam, atau Ikan, Mana yang Paling Rentan Picu Kolesterol Tinggi?

Luka-luka ini pun sangat mungkin dapat membuat kita merasa marah, getir, dan bahkan dendam.

Tetapi jika kita tidak mencoba memaafkan, kita mungkin menjadi orang yang paling merugi.

Nah, momen Idul Fitri bisa menjadi kesempatan yang baik untuk kita memaaftkan kesalahan orang lain.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Mumpung Idul Fitri, Raih Manfaat Memaafkan untuk Kesehatan Jiwa dan Raga
Manfaat memaafkan bukan hanya menyangkut kesehatan mental, tapi juga kesehatan fisik sehingga sayang untuk dilewatkan.
Bagikan artikel ini melalui

Lagi pula, memaaftakan bukan hanya akan memberikan kedamaian tapi juga bermanfaat untuk kesehatan jiwa maupun raga.

Manfaat memanfaatkan untuk kesehatan

Memaafkan memang bisa memiliki arti yang berbeda pada masing-masing orang. Namun, secara umum, ini melibatkan keputusan untuk melepaskan kebencian dan pikiran balas dendam.

Tindakan yang menyakiti atau menyinggung kita mungkin akan selalu ada bersama kita, tetapi memaafkan dapat mengurangi cengkeramannya dan membantu membebaskan kita dari kendali orang yang menyakiti kita.

Memaafkan bahkan dapat memupuk perasaan memahami, empati, dan kasih sayang pada orang yang telah menyakiti kita.

Baca juga: Nasi, Ketupat, atau Lontong, Mana yang Lebih Sehat?

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

12 Tanda Awal Kehamilan, Tak Melulu Menstruasi Terlambat

Health
Perut Buncit

Perut Buncit

Penyakit
Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Ini Alasan Usia Kehamilan Bisa Lebih Tua dari Usia Pernikahan?

Health
Kulit Belang

Kulit Belang

Penyakit
10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

10 Cara Mengobati Penyakit Perlemakan Hati Secara Alami

Health
Betis Bengkak

Betis Bengkak

Penyakit
Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Kapan Sebaiknya Pemeriksaan Kesehatan Dilakukan Saat Merencanakan Kehamilan?

Health
Pusar Sakit

Pusar Sakit

Penyakit
9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

9 Cara Mudah Cegah Jet Lag

Health
Jari Kaki Bengkak

Jari Kaki Bengkak

Penyakit
Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Jarang Diketahui, Inilah 4 Manfaat Daun Murbei bagi Kesehatan

Health
Perut Bunyi

Perut Bunyi

Penyakit
IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

IDAI Minta Pengawasan dan Evaluasi Sekolah Tatap Muka Dioptimalkan

Health
Kejang Demam

Kejang Demam

Penyakit
9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

9 Makanan yang Baik untuk Perkembangan Otak Anak

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.