Kompas.com - 01/06/2021, 18:00 WIB
Ilustrasi keguguran. SHUTTERSTOCK/TRAVELPIXSIlustrasi keguguran.

KOMPAS.com - Kondisi hamil anggur adalah momok bagi setiap pasangan yang tengah mendambakan momongan.

Masalah kesehatan ini bisa berujung keguguran, atau kehamilan tidak bisa berlanjut karena janin tidak dapat tumbuh dengan normal.

Dilansir dari Verywell Health, hamil anggur adalah komplikasi kehamilan yang disebabkan kelainan kromosom selama pembuahan.

Baca juga: 4 Ciri -ciri Hamil Anggur, Ibu Hamil Perlu Tahu

Kondisi ini mengakibatkan pertumbuhan jaringan plasenta terganggu. Alih-alih berkembang menjadi janin, di rahim tumbuh tumor yang berisi kumpulan kista mirip anggur.

Berikut penjelasan lebih lanjut kapan hamil anggur bisa diketahui dan bagaimana deteksinya.

Berapa bulan hamil anggur bisa diketahui?

Tak mudah mengenali komplikasi kehamilan ini karena hamil anggur jarang menunjukkan gejala tertentu.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Berapa Bulan Hamil Anggur Bisa Diketahui?
Hamil anggur bisa berujung keguguran. Kenali berapa bulan hamil anggur bisa diketahui dan cara mendeteksi komplikasi kehamilan ini.
Bagikan artikel ini melalui

Namun, hamil anggur sebenarnya sudah bisa dideteksi saat kandungan memasuki usia dua bulan.

Melansir Mayo Clinic, saat dilakukan pemeriksaan, hamil anggur akan terlihat seperti ciri-ciri berikut:

  • Tidak ada embrio atau janin yang berkembang
  • Tidak ada cairan ketuban
  • Plasenta berupa jaringan kista mirip anggur yang memenuhi rahim
  • Ada kista ovarium

Atau, ciri-ciri hamil anggur lainnya yakni:

  • Janin sangat kecil
  • Cairan ketuban sedikit
  • Plasenta tampak tidak normal

Jika dokter mendeteksi ada indikasi hamil anggur, dokter kemungkinan juga melakukan pemeriksaan preeklamsia, hipertiroid, sampai anemia.

Baca juga: Kenali Penyebab Hamil Anggur dan Faktor Risikonya

Cara mendeteksi hamil anggur

Selain pemeriksaan fisik dan riwayat medis pasien, ada beberapa cara mendeteksi hamil anggur. Melansir NewsMedical, berikut beberapa di antaranya:

  • Pemeriksaan panggul untuk melihat kondisi rahim, leher rahim, dan kesehatan vagina
  • Pemindaian ultrasonografi (USG) panggul untuk melihat ada tidaknya jaringan abnormal di dalam rahim
  • Tes darah untuk melihat tingkat hormon pertumbuhan atau HCG
  • Tes urine untuk melihat kadar hormon pertumbuhan atau HCG dalam urine

Hamil anggur umumnya tidak dapat dilanjutkan. Untuk mencegah komplikasi, jaringan plasenta abnormal juga perlu diangkat.

Setelah perawatan untuk hamil anggur selesai, dokter biasanya akan memantau kadar HCG di tubuh pasiennya sampai satu tahun. Tujuannya, untuk memastikan tidak ada lagi jaringan kista yang tertinggal.

Setelah dinyatakan rahim siap dan kadar HCG terkontrol, dokter biasanya akan memberikan lampu hijau pasien siap hamil lagi.

Baca juga: Setelah Keguguran, Kapan Bisa Hamil Lagi?


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Benarkah Air Mani Dapat Bermanfaat untuk Kesehatan Kulit?

Health
Abses Gigi

Abses Gigi

Penyakit
8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

8 Cara Program Hamil agar Pasangan Sukses Mendapatkan Momongan

Health
Listeriosis

Listeriosis

Penyakit
Jangan Sepelekan, Ini Pentingnya Vaksinasi untuk Kesehatan Paru-paru

Jangan Sepelekan, Ini Pentingnya Vaksinasi untuk Kesehatan Paru-paru

Health
Purpura Trombositopenia Idiopatik

Purpura Trombositopenia Idiopatik

Penyakit
4 Cara Mengatasi Pendarahan Otak

4 Cara Mengatasi Pendarahan Otak

Health
10 Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Cacar secara Alami dan Medis

10 Cara Menghilangkan Bopeng Bekas Cacar secara Alami dan Medis

Health
Konstipasi

Konstipasi

Penyakit
Pendarahan Otak, Apa Bisa Sembuh?

Pendarahan Otak, Apa Bisa Sembuh?

Health
Hookworm Infection

Hookworm Infection

Penyakit
Kenali Apa itu Rosacea, Ciri-ciri, Penyebab, Cara Mengobatinya

Kenali Apa itu Rosacea, Ciri-ciri, Penyebab, Cara Mengobatinya

Health
Faringitis

Faringitis

Penyakit
7 Gejala Awal Kanker Mulut yang Harus Diwaspadai

7 Gejala Awal Kanker Mulut yang Harus Diwaspadai

Health
Sakit Perut

Sakit Perut

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.