Kompas.com - 01/06/2021, 13:32 WIB
Ilustrasi paru-paru yodiyimIlustrasi paru-paru

KOMPAS.com - Kapasitas paru-paru adalah jumlah total udara yang dapat ditampung oleh paru-paru.

Seiring bertambhanya usia, kapasitas dan fungsi paru-paru kita biasanya akan menurun.

Sementara itu, beberapa masalah kesehatan, seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) dapat secara signifikan mempercepat penurunan kapasitas dan fungsi paru-paru. Hal itu pun bisa menyebabkan kesulitan bernapas dan sesak napas.

Baca juga: 8 Gejala Paru-paru Basah yang Perlu Diwaspadai

Untungnya, ada beberapa cara meningkatkan kapasitas paru-paru yang bisa dipertimbangkan. Hal ini penting untuk mendukung pemenuhan oksigen yang dibutuhkan tubuh.

Berikut pilihan caranya:

1. Pernapasan diafragma

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

5 Cara Meningkatkan Kapasitas Paru-paru untuk Menunjang Kesehatan
Cara meningkatkan kapasitas paru-paru perlu diperhatikan untuk mendukung pemenuhan oksigen dalam tubuh yang baik bagi kesehatan.
Bagikan artikel ini melalui

Merangkum Health Line, pernapasan diafragma atau pernapasan perut adalah teknis pernapasan yang melibatkan diafragma.

Teknik pernapasan ini terutama penting dicoba oleh penderita PPOK karena bisa memperkuat diafragma.

Teknik ini paling baik digunakan saat sedang istirahat.

Jika Anda menderita PPOK, tanyakan kepada dokter atau terapis pernapasan untuk menunjukkan cara menggunakan latihan pernapasan diafragma untuk hasil terbaik.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

13 Cara Mengurangi Risiko Penyakit Jantung Tanpa Bantuan Obat

Health
Biang Keringat

Biang Keringat

Penyakit
Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Bagaimana Diabetes Bisa Menyebabkan Kerusakan Tendon?

Health
Mata Gatal

Mata Gatal

Penyakit
Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Memahami Hubungan Hepatitis C dan Diabetes

Health
Iritis

Iritis

Penyakit
6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Pembengkakan Hati yang Perlu Diwaspadai

Health
Abses Gusi

Abses Gusi

Penyakit
Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Cegah Covid-19, Ini Panduan IDAI Dalam Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka

Health
Nyeri Rahang

Nyeri Rahang

Penyakit
3 Hal Ini Bisa Menjadi Penyebab Rosacea

3 Hal Ini Bisa Menjadi Penyebab Rosacea

Health
Sudah Ada Vaksin Covid-19, Haruskah Kita Mendapatkan Vaksin Flu?

Sudah Ada Vaksin Covid-19, Haruskah Kita Mendapatkan Vaksin Flu?

Health
5 Penyebab Tangan dan Kaki Gatal, Termasuk Bisa Jadi Gejala Diabetes

5 Penyebab Tangan dan Kaki Gatal, Termasuk Bisa Jadi Gejala Diabetes

Health
Keratitis

Keratitis

Penyakit
8 Cara Mengobati Gusi Bengkak pakai Obat dan Secara Alami

8 Cara Mengobati Gusi Bengkak pakai Obat dan Secara Alami

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.