Kompas.com - 09/06/2021, 10:30 WIB
Ilustrasi kecanduan gadget Ilustrasi kecanduan gadget
  • Meraih gadget saat sendirian atau bosan
  • Bangun beberapa kali di malam hari untuk memeriksa gadget
  • Merasa cemas, kesal, dan cepat marah ketika jauh dari gadget
  • Menghabiskan banyak waktu di depan gadget
  • Mengganggu pekerjaan, tugas sekolah, dan hubungan dengan orang di sekitar
  • Gampang kambuh ketika mencoba membatasi penggunaan.

Efek samping kecanduan gadget

Salah satu ciri dari kecanduan apa pun adalah mempertahankan perilaku kompulsif, bahkan jika dapat menyebabkan konsekuensi negatif yang parah.

Sebuah penelitian berjudul “Cell phone addiction and psychological and physiological health in adolescents” meneliti dampak penggunaan gadget pada remaja.

Baca juga: Waspada, Penggunaan Ponsel Berlebihan Bisa Memicu Sindrom Text Neck

Hasilnya, orang yang terlalu sering menggunakan gadget mungkin mengalami hal-hal berikut.

  • kegelisahan
  • depresi
  • kurang tidur dan insomnia
  • konflik hubungan
  • prestasi akademik atau kerja yang buruk

Selain itu, studi lain berjudul “The attentional cost of receiving a cell phone notification” menunjukkan bahwa orang yang kecanduan gadget dapat menyebabkan seseorang sulit fokus ketika mengerjakan pekerjaan-pekerjaannya.

Mengatasi kecanduan gadget

Jika kebiasaan gadget mengganggu kehidupan sehari-hari, mungkin sudah waktunya untuk membuat beberapa perubahan.

Kabar baiknya adalah ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengubah cara berinteraksi dengan gadget.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

Cara Mudah Atasi Kecanduan Gadget
Banyak orang yang menggunakan gadget secara berlebihan dan cenderung mengalami kecanduan.
Bagikan artikel ini melalui

Hal ini dilakukan untuk membantu membatasi dampak negatif pada kehidupan seseorang.

Berikut di antaranya.

1. Cari tahu apakah ada kekhawatiran yang mendasarinya

Sebuah studi berjudul “The invisible addiction: Cell-phone activities and addiction among male and female college students” percaya bahwa orang yang menggunakan gadget secara kompulsif mungkin mencoba menghindari masalah dalam hidup mereka yang terasa terlalu sulit atau rumit untuk diselesaikan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X