Kompas.com - 13/06/2021, 06:00 WIB
Ilustrasi lari di tempat shutterstockIlustrasi lari di tempat

KOMPAS.com - Olahraga lari emmang banyak manfaatnya. Lari dengan kecepatan sedang dalam waktu singkat memiliki manfaat yang sangat beragam, asalkan dilakukan rutin.

Lari lima hingga 10 menit dengan kecepatan sedang setiap hari bisa membantu mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung, stroke, dan penyakit umum lainnya.

Melansir laman healthline, lari setiap hari dengan durasi waktu lima hingga 10 menit saja bisa memiliki manfaat berikut:

  • pengurangan risiko kematian akibat serangan jantung atau stroke
  • mengurangi risiko penyakit kardiovaskular
  • risiko lebih rendah terkena kanker
  • risiko lebih rendah terkena penyakit neurologis seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson
  • meningkatkan kualitas tidur dan suasana hati.

Meski oalahraga lari tergolong mudah dan murah, Anda tetap perlu melakukan persiapan agar terhindar dari cedera.

Baca juga: Olahraga saat Puasa? Perhatikan 3 Hal Ini

Berikut hal yang perlu Anda lakukan sebelum berolahraga lari:

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health Kompas.com disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

#JernihkanHarapan dengan membagikan artikel-artikel Health Kompas.com yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

4 Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Olahraga Lari
Meski oalahraga lari tergolong mudah dan murah, Anda tetap perlu melakukan persiapan agar terhindar dari cedera.
Bagikan artikel ini melalui

1. Peregangan

Sebelum berolahraga lari, Anda disarankan untuk melakukan peregangan dinamis.

Tujuan peregangan ini adalah untuk memicu pergerakan otot yang mensimulasikan gerakan

Dengan begitu, otot tidak akan mudah tegang dan kita terhindar dari risiko kram.

2. Hindari makan berlebihan

Makan dalam porsi besar sebelum berlari membuat perut terasa tidak nyaman.

Saat berlari, proses pencernaan berjalan lamban dan aliran darah ke dalam sistem gastro-intestinal (GI) dialihkan ke otot untuk berolahraga.

Akibatnya makanan tidak dapat dicerna dengan normal dan akan menimbulkan efek samping seperti kram.

Jika memang merasa lapar, Berilah jeda minimal satu atau dua jam antara makan dan lari.

Biarkan perut mencerna makanan dahulu. Anda juga bisa mengisi energi dengan makan dalam porsi kecil namun lebih sering agar kadar gula stabil dan tubuh mendapatkan energi untuk lari.

3. Hindari kafein dan pemanis buatan

Konsumsi kafein dan pemanis buatan sebelum berlari juga tidak disarankan.

Kafein dapat memicu detak jantung dan pemanis buatan dapat menimbulkan tekanan dalam perut selama berolahraga.

Baca juga: 5 Bahan Alami untuk Atasi Bibir Pecah-pecah

4.Perhatikan isyarat tubuh

Jika merasa tidak nyaman, terlalu capek, atau kurang sehat, jangan memaksakan diri.

Memaksakan diri justru membuat diri kita dalam bahaya.

Lari dan olahraga lain adalah kegiatan sepanjang hidup. Maka jagalah agar Anda selalu dapat melakukannya dengan nyaman dan gembira.

 


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari untuk Penderita Diabetes?

Berapa Batas Konsumsi Gula Per Hari untuk Penderita Diabetes?

Health
Penurunan Kesadaran

Penurunan Kesadaran

Penyakit
Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Memahami Penyebab Tekanan Darah Rendah

Health
Kulit Kepala Perih

Kulit Kepala Perih

Penyakit
Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Detak Jantung Melambat, Bahayakah?

Health
Flu Hong Kong

Flu Hong Kong

Penyakit
Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Dokter Ingatkah Atlet Juga Bisa Alami Obesitas Meski Rutin Olahraga

Health
Lidah Berdarah

Lidah Berdarah

Penyakit
Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Mengapa Kematian Akibat Kanker Paru-paru pada Wanita Lebih Tinggi?

Health
Jari Tangan Bengkok

Jari Tangan Bengkok

Penyakit
Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Kenali 8 Penyebab Jerawat di Dada

Health
Pilek

Pilek

Penyakit
8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

8 Infeksi Menular Seksual yang Sering Menyerang

Health
5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

5 Posisi Seks saat Hamil Tua yang Aman

Health
Pantat Bau

Pantat Bau

Penyakit
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.