Kompas.com - 14/04/2021, 16:00 WIB
Ilustrasi olahraga shutterstockIlustrasi olahraga

KOMPAS.com - Saat berpuasa Ramadhan, banyak orang memilih untuk "libur" sementara dari kegiatan fisik yang menguras tenaga. Salah satu kegiatan yang sering ikut "diliburkan" adalah berolahraga.

Padahal, meski tengah berpuasa, kebugaran tubuh tetap harus dijaga dengan baik.

Seperti yang kita ketahui, berolahraga dapat menjaga kebugaran serta imunitas tubuh.

Baca juga: 9 Cara Menjaga Daya Tahan Tubuh saat Puasa

Selain itu, dikutip dari Khaleej Times, dokter spesialis keolahragaan Dr Javaid Shah mengatakan berolahraga saat berpuasa sebenarnya dapat membuat otak, neuro-motor, dan serat otot tetap muda secara biologis.

Untuk itu, ada baiknya kita tidak melewatkan olahraga meski sedang melakukan ibadah puasa.

Tetapi, yang perlu diperhatikan ketika ingin melakukan olahraga saat puasa adalah waktu, jenis, serta intensitasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Waktu

Pilihan waktu sama pentingnya dengan jenis olahraga yang akan dilakukan.

Pada Rabu (29/04/2020), dokter spesialis kedokteran olahraga dr. Michael Triangto, Sp.KO mengatakan olahraga dengan intensitas berat dapat dilakukan setelah berbuka puasa.

Sedangkan untuk olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang untuk menjaga kesehatan, Michael merekomendasikan waktu menjelang berbuka puasa.

"Berapa lama frekuensinya? Banyaknya 3-5 kali seminggu, dengan total 150 menit. Kalau olahraga tiga kali dalam seminggu, berarti masing-masing 50 menit. Kalau 5 kali seminggu, masing-masing 30 menit," kata Michael pada Kompas.com, Rabu (29/04/2020).

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
PENYAKIT
Babesiosis
Babesiosis
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

6 Cara Mengatasi Postnasal Drip Sesuai Peyebabnya

Health
Babesiosis

Babesiosis

Penyakit
6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

6 Penyebab Batuk Setelah Makan yang Perlu Diwaspadai

Health
Regurgitasi Trikuspid

Regurgitasi Trikuspid

Penyakit
Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Bagaimana Asam Lambung Bisa Merusak Kerongkongan dan Tenggorokan?

Health
Anemia Aplastik

Anemia Aplastik

Penyakit
Gejala Batu Ginjal Pada Anak, Orangtua Wajib Tahu

Gejala Batu Ginjal Pada Anak, Orangtua Wajib Tahu

Health
Scleroderma

Scleroderma

Penyakit
Warna Tinja Tunjukkan Kondisi Kesehatan, Kenali Artinya

Warna Tinja Tunjukkan Kondisi Kesehatan, Kenali Artinya

Health
Spondylolisthesis

Spondylolisthesis

Penyakit
5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

5 Beda LPR dan GERD yang Penting Diketahui

Health
Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Gairah Seks Menurun Setelah Menopause, Begini Cara Mengatasinya

Health
7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

7 Penyebab Ambeien Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Health
Parafimosis

Parafimosis

Penyakit
11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

11 Penyebab Tenggorokan Terasa Panas yang Bisa Terjadi

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.