Kompas.com - 12/06/2021, 15:01 WIB
Ilustrasi ginjal ShutterstockIlustrasi ginjal

KOMPAS.com - Ginjal bengkak adalah kondisi saat organ vital ini membengkak karena urine yang sudah menumpuk tidak dapat mengalir keluar dari ginjal.

Hal itu dapat terjadi karena saluran yang mengalirkan urine dari ginjal atau ureter tersumbat. Bisa juga lantaran kelainan di saluran kencing.

Penyakit yang dalam dunia medis dikenal dengan hidronefrosis ini dapat muncul di salah satu atau kedua ginjal.

Sebelum mengulas beragam penyebab ginjal bengkak, kenali dulu sejumlah gejalanya yang perlu diwaspadai.

Baca juga: 9 Gejala Ginjal Bengkak yang Pantang Disepelekan

Gejala ginjal bengkak

Ginjal bengkak bisa dialami bayi sampai kalangan lansia. Melansir Mayo Clinic, gejala ginjal bengkak yang jamak dikeluhkan, antara lain:

  • Sakit pinggang yang menjalar sampai ke punggung, perut bawah, atau selangkangan
  • Kencing terasa sakit
  • Anyang-anyangan
  • Mual dan muntah
  • Demam

Gejala ginjal bengkak tergantung tingkat keparahan penyumbatan saluran kencing dan penyebab akar penyakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: 13 Tanda-tanda Penyakit Ginjal

Penyebab ginjal bengkak

Ilustrasi ginjal.SHUTTERSTOCK Ilustrasi ginjal.
Dalam kondisi normal, urine akan mengalir dari ginjal menuju kandung kemih melalui saluran yang disebut ureter. Setelah itu, urine baru keluar dari tubuh.

Namun, ada beberapa kondisi yang membuat urine tetap berada di ginjal atau ureter dan membuat ginjal membengkak.

Dilansir dari Cleveland Clinic, kondisi dan akar penyakit penyebab ginjal bengkak, antara lain:

  • Penyakit batu ginjal
  • Kanker atau tumor di kandung kemih, kelenjar prostat, rahim, atau organ di sekitar saluran kencing
  • Penyakit prostat bengkak pada pria
  • Penggumpalan darah di ginjal atau ureter
  • Penyempitan saluran kencing karena cedera, infeksi, kelainan bawaan, atau terbentuknya jaringan parut efek samping operasi
  • Gangguan saraf atau otot yang memengaruhi ginjal dan ureter
  • Refluks vesikoureteral atau kondisi saat urine yang seharusnya turun ke kandung kemih justru naik kembali ke ginjal
  • Uterokel atau kondisi saat bagian bawah ureter menonjol ke kandung kemih
  • Kehamilan terkadang membuat rahim menekan ureter
  • Turun peranakan atau prolaps uteri
  • Sistokel atau kandung kemih melorot pada wanita

Baca juga: Penyakit Batu Ginjal, Apakah Berbahaya?

Ginjal bengkak bisa kembali normal setelah penyebab akar penyakit diobati atau dikontrol.

Misalkan penyebab ginjal bengkak dari infeksi saluran kencing, kondisi ginjal dapat berangsur-angsur pulih setelah penyakit disembuhkan.

Atau, penyebab ginjal bengkak dari batu ginjal, maka organ vital ini bisa kembali normal setelah operasi pengangkatan batu atau batu meluruh.

Kunci keberhasilanan pengobatan ginjal bengkak terletak pada penanganan mengatasi akar penyakit sedini mungkin, tujuannya untuk mencegah kerusakan ginjal permanen.

Baca juga: 8 Kebiasaan Penyebab Ginjal Rusak yang Perlu Dihindari


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X