Kompas.com - 19/06/2021, 19:37 WIB

Di sisi lain, mengorok bisa jadi tanda sleep apnea alias gangguan tidur yang berpotensi serius ketika napas berhenti dan berlanjut berulang kali.

Hal ini juga terkait dengan menurunnya kadar testosteron. Pria yang mengalami sleep apnea juga rentan menderita disfungsi ereksi.

3. Kortisol terlalu tinggi

Hormon kortisol merupakan neurotransmitter yang membantu mengatasi stres.

Namun, terlalu banyak hormon kortisol di dalam tubuh juga bisa berkibat fatal.

Kortisol memainkan fungsi vital dalam memodulasi sistem kekebalan tubuh, mengatur gula darah, dan menjaga tekanan darah tetap stabil.

Tingginya kadar kortisol bisa menyebabkan sulit tidur, lemak tubuh meningkat, mudah cemas, dan memicu peradangan.

Hal ini juga menyebabkan masalah tiroid, yang berdampak pada libido.

Baca juga: Tentukan Kenikmatan Bercinta, Begini Cara Pilih Kondom yang Tepat

4. Lemak perut terlalu banyak

Riset Clinical Endocrinology di tahun 2014 menemukan penumpukan lemak perut bisa memicu turunnya kadar testoteron.

Turunnya kadar testeton ini bisa memengaruhi amigdala, salah satu bagian otak yang terkait dengan hasrat seksual memiliki reseptor testosteron yang melimpah.

Bila ada cukup testosteron, hormon tersebut akan membakar reseptor tersebut, dan membangkitkan libido.

Sebaliknya, jika kadar testosteron tidak cukup akan mengakibatkan kurangnya gairah seksual.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.