Kompas.com - 28/06/2021, 19:01 WIB
Ikan buntal atau fugu (puffer fish) di pasar Kuromon, jenis ikan beracun. Harus diolah dengan sangat hati-hati terutama untuk menghilangkan bagian beracunnya. SHUTTERSTOCK/ENDLESSZIkan buntal atau fugu (puffer fish) di pasar Kuromon, jenis ikan beracun. Harus diolah dengan sangat hati-hati terutama untuk menghilangkan bagian beracunnya.

KOMPAS.com - Ikan buntal adalah salah satu hidangan laut yang berulang kali menyebabkan keracunan makanan.

Di beberapa kasus, orang yang makan ibu buntal mengalami keracunan makanan ringan seperti mual dan muntah.

Terkadang, orang yang merasakan efek racun ikan buntal dan tak kunjung mendapatkan pertolongan medis tepat juga bisa sampai meninggal dunia.

Kenali efek racun ikan buntal, ciri-ciri keracunan ikan buntal, sampai cara mengatasinya.

Baca juga: Mengenal Histamin, Biang Ratusan Warga Jember Keracunan Ikan Tongkol

Efek racun ikan buntal

Otoritas Keamanan Pangan dan Obat AS atau Food and Drug Administration (FDA) mewanti-wanti agar setiap restoran dan pasar ikan tidak menyajikan dan menjual ikan buntal, kecuali berasal dari sumber yang jelas aman.

Menurut FDA, sejumlah ikan buntal mengandung racun tetrodotoxin atau saxitoxin. 

Kedua racun tersebut cukup kuat dan berbahaya. Seperti yang sudah disinggung di atas, efek racun ikan buntal bisa fatal sampai merenggut nyawa.

Racun yang terdapat dalam ikan buntal dapat menyerang sistem saraf pusat. Zat ini disebut lebih mematikan ketimbang sianida.

Bagian ikan buntal yang beracun utamanya adalah hati, ovarium dan testis, usus, dan kulit.

Untuk mencegah keracunan makanan, ikan buntal perlu dibersihkan dan disiapkan dengan cara khusus.

Baca juga: Waspada, Keracunan Disinfektan bisa sampai Sebabkan Kematian

Halaman:

Video Pilihan

Sumber WebMD,FDA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
Peripheral Artery Disease (PAD)

Peripheral Artery Disease (PAD)

Penyakit
Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Kenali Apa itu Flu Singapura, Ciri-ciri, dan Penyebabnya

Health
Sindrom Antley-Bixler

Sindrom Antley-Bixler

Penyakit
8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

8 Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Health
Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Kenali Apa yang Anda Rasakan, Ini Beda Sedih dan Depresi

Health
Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Ciri-ciri Kanker Mulut Harus Diwaspadai Sejak Dini

Health
10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

10 Kebiasaan yang Memicu Penyakit Ginjal

Health
Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Apa Saja Penyebab Penyakit Ginjal?

Health
Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Ciri-ciri Kanker Usus Besar Tahap Lanjut

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.