Kompas.com - 29/06/2021, 09:00 WIB

KOMPAS.com – Gejala gula darah tinggi penting dikenali sebagia bagian dari upaya mencegah kejadian yang tidak diinginkan akibat kondisi ini.

Melansir Mayo Clinic, gula darah tinggi atau hiperglikemia terjadi ketika ada terlalu banyak gula dalam darah.

Kenaikan kadar gula darah terjadi saat tubuh memiliki terlalu sedikit insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan benar.

Baca juga: 9 Gejala Awal Diabetes Tipe 2 yang Perlu Diwaspadai

Kondisi ini paling sering dikaitkan dengan diabetes.

Beberapa faktor dapat berkontribusi terhadap hiperglikemia pada penderita diabetes.

Ini termasuk:

  • Pilihan makanan
  • Aktivitas fisik
  • Keparahan penyakit
  • Obat nondiabetes
  • Melewatkan atau tidak minum cukup obat penurun gula darah

Gula darah tinggi adalah kondisi yang penting untuk segera ditangani.

Pasalnya, jika tidak diobati, hiperglikemia dapat menjadi parah dan menyebabkan komplikasi serius yang memerlukan perawatan darurat, seperti koma diabetes (kehilangan kesadaran).

Dalam jangka panjang, gula darah tinggi persisten dapat menyebabkan komplikasi yang memengaruhi saraf, pembuluh darah, jaringan, dan organ.

Kerusakan pembuluh darah dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Sementara kerusakan saraf bisa juga menyebabkan kerusakan mata, kerusakan ginjal, serta luka yang tidak dapat disembuhkan.

Baca juga: Berapa Kadar Gula Darah Normal dalam Tubuh?

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.