Kompas.com - 29/06/2021, 09:00 WIB

Dilansir dari Cleveland Clinic, seseorang dapat dianggap memiliki kadar gula darah tinggi jika:

  • Gula darah puasa (tidak makan setidaknya selama 8 jam): di atas atau sebesar 125 mg/dL
  • Gula darah satu sampai dua jam setelah makan: di atas atau sebesar 180 mg/dL
  • Gula darah pada penderita gangguan toleransi glukosa atau pra-diabetes: 100 mg/dL sampai 125 mg/dL
  • Hemoglobin A1C (HbA1C): di atas atau sebesar 6,5

Untuk mendeteksi kadar gula darah, seseorang sebenarnya bisa saja memanfaatkan alat cek gula darah di fasilitas kesehatan atau secara mandiri di rumah.

Tapi, beberapa kondisi juga bisa dicurigai sebagai tanda gula darah tinggi.

Berikut ini gejala gula darah tinggi yang perlu diwaspadai:

1. Haus terus-menerus (polidipsia)

Dilansir dari Very Well Health, dalam upaya mengembalikan keseimbangan gula darah, tubuh mencoba membuang kelebihan gula melalui urine. Akibatnya, ginjal dipaksa untuk bekerja “lembur” menyerap kelebihan gula.

Baca juga: Bagaimana Diabetes Bisa Sebabkan Gagal Ginjal?

Tapi, karena tidak mampu mengimbangi beban glukosa, ginjal akan menarik cairan dari jaringan bersama dengan kelebihan gula.

Semakin banyak cairan yang hilang, maka semakin kuat keinginan seseorang untuk minum.

Jika seseorang merasa haus terus-terusan atau mengalmi mulut sangat kering, kondisi ini bisa menjadi tanda hiperglikemia.

2. Meningkatnya rasa lapar (polifagia)

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.