Kompas.com - 13/07/2021, 16:31 WIB
Ilustrasi menyusui shutterstockIlustrasi menyusui

KOMPAS.com - Para ibu menyusui acapkali menghadapi problem produksi air susu ibu atau ASI sedikit.

Padahal, ASI adalah makanan terbaik bagi bayi agar tumbuh kembangnya dapat optimal.

Sayangnya, keinginan ibu memberikan asupan terbaik bagi buah hatinya terkendala produksi ASI yang minim.

Baca juga: Bagaimana Nasib ASI Perah saat Listrik Padam?

Melansir Verywell Family, penyebab produksi ASI minim bisa dipengaruhi stres, kondisi tubuh yang sedang tidak fit, kurang nutrisi, sampai efek samping kafein.

Bagi para ibu menyusui, berikut beberapa cara memperbanyak ASI yang bisa dijajal:

1. Sering menyusui

Produksi ASI yang minim kadang membuat para ibu menyusui lelah secara fisik dan mental.

Sejumlah 60% keuntungan dari artikel Health disalurkan untuk warga terdampak Covid-19.

Bagikan artikel-artikel Health yang bermanfaat di media sosial agar lebih banyak warga terbantu. — Bagikan artikel ini

7 Cara Memperbanyak Produksi ASI yang Bisa Dijajal Ibu Menyusui
ASI adalah makanan terbaik bagi bayi agar tumbuh kembangnya dapat optimal. Begini cara memperbanyak produksi ASI...
Bagikan artikel ini melalui

Namun perlu diketahui, salah satu cara melancarkan ASI yakni lebih sering menyusui.

Ketika si kecil menyusu, kontraksi otot payudara akan merangsang hormon produksi ASI.

Semakin sering menyusui, semakin banyak ASI yang dihasilkan payudara. Untuk menjaga produktivitas ASI, ibu menyusui disarankan menyusui buah hatinya sebanyak delapan sampai 12 kali sehari.

2. Pompa ASI saat bayi tidak menyusu langsung

Seperti menyusui, semakin sering dipompa, produksi ASI para ibu juga akan semakin melimpah.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X