Kompas.com - 13/07/2021, 16:31 WIB

KOMPAS.com - Para ibu menyusui acapkali menghadapi problem produksi air susu ibu atau ASI sedikit.

Padahal, ASI adalah makanan terbaik bagi bayi agar tumbuh kembangnya dapat optimal.

Sayangnya, keinginan ibu memberikan asupan terbaik bagi buah hatinya terkendala produksi ASI yang minim.

Baca juga: Bagaimana Nasib ASI Perah saat Listrik Padam?

Melansir Verywell Family, penyebab produksi ASI minim bisa dipengaruhi stres, kondisi tubuh yang sedang tidak fit, kurang nutrisi, sampai efek samping kafein.

Bagi para ibu menyusui, berikut beberapa cara memperbanyak ASI yang bisa dijajal:

1. Sering menyusui

Produksi ASI yang minim kadang membuat para ibu menyusui lelah secara fisik dan mental.

Namun perlu diketahui, salah satu cara melancarkan ASI yakni lebih sering menyusui.

Ketika si kecil menyusu, kontraksi otot payudara akan merangsang hormon produksi ASI.

Semakin sering menyusui, semakin banyak ASI yang dihasilkan payudara. Untuk menjaga produktivitas ASI, ibu menyusui disarankan menyusui buah hatinya sebanyak delapan sampai 12 kali sehari.

2. Pompa ASI saat bayi tidak menyusu langsung

Seperti menyusui, semakin sering dipompa, produksi ASI para ibu juga akan semakin melimpah.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.