Kompas.com - 15/07/2021, 12:13 WIB

Tergantung pada jenis operasi, Anda mungkin mengalami:

  • Rasa sakit terbakar di puting
  • Rasa sakit yang tajam dan menusuk di payudara
  • Sensasi sesak atau kram di payudara, bahu, leher, dan punggung
  • Nyeri saraf (rasa terbakar, tertusuk, atau seperti tersengat) di payudara, dada, lengan, atau ketiak

Baca juga: Jangan Keliru, Ini Beda Tumor Payudara Jinak dan Kanker Payudara

4. Kondisi tertentu dan infeksi pada saluran ASI

Beberapa kondisi jinak tapi menyakitkan dapat berkembang di dalam saluran ASI Anda.

  • Abses dapat terjadi di bawah puting atau areola Anda, menyebabkan rasa sakit, kemerahan, dan rasa panas
  • Saluran ASI bisa tersumbat, menyebabkan benjolan keras dan lunak
  • Jika saluran tersumbat menjadi terinfeksi, dapat menyebabkan mastitis (radang payudara) yang membuat payudara bengkak, lembut, hangat, dan merah, atau ektasia duktus yang dapat menyebabkan nyeri tekan, iritasi, kemerahan, dan mungkin cairan kental dan lengket dari putingnya.
  • Kista payudara dan fibroadenoma dapat tumbuh dan memadati sistem ASI atau jaringan ikat Anda, menyebabkan rasa sakit dan nyeri

Jika Anda mencurigai adanya infeksi atau peradangan payudara, penting untuk mengunjungi dokter. Anda mungkin perlu minum antibiotik atau obat resep lain untuk mengatasi masalah tersebut.

Baca juga: 10 Cara Mencegah Kanker Payudara yang Baik Dilakukan

5. Perubahan hormonal

Merangkum Medical News Today, perubahan hormon juga dapat menyebabkan nyeri payudara baik sisi kanan maupun sisi kiri, terutama ketika kadarnya berubah secara signifikan selama siklus menstruasi.

Kondisi ini juga bisa terjadi saat Anda mengonsumsi pil kontrasepsi oral, menjalani perawatan infertilitas, atau terapi penggantian hormon.

Rasa sakit akibat perubahan hormon ini bisa menyebar ke ketiak.

Hipotiroidisme (kadar hormon tiroid dalam tubuh rendah) mungkin juga terkait dengan fluktuasi hormon dan kelainan payudara jinak yang menyebabkan nyeri payudara.

Penyakit Graves yang merupakan gangguan autoimun yang melibatkan kelebihan hormon tiroid juga telah dikaitkan dengan perubahan kondisi payudara yang dapat menyebabkan nyeri.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.