Kompas.com - 15/07/2021, 07:31 WIB
Ilustrasi: menyusui, ibu menyusui ShutterstockIlustrasi: menyusui, ibu menyusui

KOMPAS.com - Salah satu cara memperbanyak produksi ASI (air susu ibu) secara alami yang bisa dijajal adalah mengonsumsi asupan laktogenik.

Asupan laktogenik adalah jenis makanan atau minuman yang bisa jadi pelancar ASI alami.

Berikut beberapa makanan dan minuman potensial pelancar ASI alami yang cocok dikonsumsi para ibu menyusui:

Baca juga: 7 Cara Memperbanyak Produksi ASI yang Bisa Dijajal Ibu Menyusui

1. Wortel

Melansir Mom Junction, kandungan zat fitoestrogen dalam wortel membuat sayuran kaya serat ini potensial digunakan sebagai pelancar ASI. Pastikan ibu menyusui mengonsumsi sayuran ini dalam menu sehari-hari.

2. Sayuran berdaun hijau

Selain wortel, sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, sawi, selada, brokoli, dll. juga mengandung fitoestrogen yang bisa digunakan untuk memperbanyak ASI.

3. Oatmeal

Oatmeal atau bubur gandum dapat memperlancar ASI dengan cara meningkatkan kadar hormon oksitosin. Ibu menyusui bisa mengonsumsi oatmeal dalam bentuk bubur, camilan, kue, atau roti.

4. Jintan

Jintan termasuk rempah-rempah yang bermanfaat untuk melancarkan ASI. Ibu menyusui bisa mengonsumsi air jintan atau menggunakan jintan sebagai campuran bumbu masakan.

Baca juga: 3 Cara Mengatasi Bayi Tersedak ASI

5. Pare

Di balik rasanya yang pahit dan getir, sayuran pare juga bisa membantu para ibu menyusui memperbanyak ASI.

6. Ikan salmon

Ikan salmon kaya akan protein, vitamin D, B12, dan asam lemak omega3 yang baik untuk bayi dan ibu menysuui. Penelitian menunjukkan, ikan dari lautan dalam ini potensial sebagai pelancar ASI.

7. Daun kelor

Kandungan kalsium dan zat besi dalam daun kelor membuat asupan ini bisa membantu para ibu menyusui memperbanyak ASI. Selain itu, sayuran ini juga baik digunakan untuk membantu pemulihan setelah operasi persalinan.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Penyebab Hipertensi pada Lansia dan Cara Mencegahnya

Health
7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

7 Herbal yang Berkhasiat untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Health
Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Pelonggaran Aturan Pakai Masker Bikin Cemas, Begini Cara Mengatasinya…

Health
6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

6 Cara Mencegah Kanker Usus Besar

Health
Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Update Hepatitis Akut: 4 Orang Bisa Sembuh

Health
4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

4 Gejala Flu Singapura yang Perlu Diwaspadai

Health
Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Mengapa Sarapan Penting untuk Kesehatan?

Health
Mengapa Manusia Butuh Protein?

Mengapa Manusia Butuh Protein?

Health
Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Mengapa Stres Bisa Membuat Kita Jatuh Sakit?

Health
Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Mengapa Stres Bisa Menganggu Siklus Menstruasi?

Health
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Pentingnya Vaksin Kanker Serviks

Health
Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Gejala Klamidia, Infeksi Menular Seksual yang Suka Muncul Diam-diam

Health
7 Penyebab Hipertensi pada Anak

7 Penyebab Hipertensi pada Anak

Health
Flu Tulang

Flu Tulang

Penyakit
12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

12 Penyebab Hipertensi yang Perlu Diwaspadai

Health
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.