Kompas.com - 20/07/2021, 18:04 WIB

KOMPAS.com - Meskipun tubuh kita dapat memproduksi lemak sendiri dari kelebihan kalori, ada jenis lemak lain yang bisa kita peroleh dari makanan.

Lemak makanan meliputi:

Baca juga: 11 Makanan yang Mengandung Lemak Tinggi tapi Justru Menyehatkan

Melansir Medical News Today, lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda sehat dalam beberapa hal. Oleh sebab itu, lemak tek jenuh akrab disebut sebagai lemak baik.

Di sisi lain, lemak jenuh dan lemak trans memiliki struktur kimia yang berbeda dan dapat memiliki efek merugikan pada kesehatan.

Lemak jenuh mendapatkan namanya karena lemak ini adalah molekul lemak yang jenuh dengan hidrogen.

Ini berarti lemak jenuh padat pada suhu kamar, misalnya, mentega, mentega, atau minyak kelapa.

Ketika dikonsumsi, lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah hingga meningkatkan risiko stroke dan penyakit jantung.

Sama seperti lemak jenuh, lemak trans juga bisa mendorong produksi kolesterol jahat (LDL). Bedanya, lemak trans ini bisa sekaligus menurunkan kadar kolesterol baik (HLD) dalam darah.

Baca juga: 7 Makanan yang Mengandung Lemak Trans untuk Diwaspadai

Makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi

Lemak jenuh telah dikaitkan dengan peningkatan kadar kolesterol jahat yang dapat menyebabkan penyumbatan arteri di jantung dan bagian tubuh lainnya.

Jenis kolesterol berbahaya ini pun dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung.

The American Heart Association merekomendasikan bahwa dalam diet 2.000 kalori, lemak jenuh hanya boleh menyumbang 120 kalori.

Sebagai gambaran sederhana, batas maskimal asupan lemak jenuh bagi pria adalah 30 gram per hari, sedangkan wanita adalah 20 gram per hari.

Untuk mencegah asupan berlebih, kenali beragam makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi berikut:

1. Daging merah

Dilansir dari WebMD, daging sapi, domba, dan babi semuanya tinggi lemak jenuh.

Bahkan potongan daging sapi tanpa lemak bisa mengandung 4,5 gram jenuh per 100 gram porsi.

Baca juga: Daging Sapi, Kambing, atau Ayam, Mana yang Lebih Mungkin Sebabkan Kolesterol Tinggi?

2. Produk susu penuh lemak

Whole milk atau susu full cream bisa mengandung 4,5 gram lemak jenuh dalam porsi 1 cup. Jumlah lemak jenuh ini jauh lebih besar dibandingkan dengan susu dengan kadar lemak 1 persen.

Di mana, susu dengan kadar lemak 1 persen hanya mengandung 1,5 gram lemak jenuh dalam porsi 1 cup.

Krim merupakan produk susu yang lebih banyak mengandung lemak jenuh.

Produk berbahan susu yang dibuat dari lapisan lemak susu sebelum susu dihomogenisasi ini bisa mengandung 28 gram lemak jenuh dalam 1 cup bahan.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa produk susu fermentasi seperti yogurt, kefir, dan keju mungkin memiliki efek positif pada jantung Anda.

3. Mentega

Kandungan lemak jenuh yang tinggi dari mentega adalah salah satu alasan mengapa banyak makanan yang dipanggang tidak baik untuk kesehatan Anda.

Hanya satu sendok makan mentega memiliki 7 gram lemak jenuh.

Baca juga: 13 Makanan yang Mengandung Karbohidrat Tinggi tapi Menyehatkan

4. Minyak kelapa

Meskipun minyak tropis memiliki beberapa manfaat kesehatan, mereka juga tinggi lemak jenuh.

Faktanya, minyak kelapa cenderung memiliki lebih banyak lemak jenuh daripada mentega, lemak sapi, atau lemak babi.

Minyak kelapa 90 persen terdiri lemak jenuh, dengan 1 sendok makan bisa mengandung 12 gram lemak tidak sehat ini.

Produk kelapa lainnya juga cenderung mengandung lemak jenuh tinggi.

Misalnya, dalam 100 gram kepala kering, bisa terkandung 57,2 gram lemak jenuh atau setara dengan 286 persen dari batas konsumsi lemak jenuh harian yang disarankan.

Sementara 1 cup santan kepala bisa memberi kita lemak jenuh hingga 214 persen dari kebutuhan harian.

Baca juga: 3 Cara Memasak Santan agar Tak Jadi Berbahaya untuk Kesehatan

Kelapa sebenarnya adalah makanan sehat bila dikonsumsi sebagai bagian dari diet seimbang.

Namun, jika Anda memiliki kolesterol tinggi, Anda mungkin memang perlu membatasi konsumsi kelapa.

5. Makanan yang dipanggang

Banyak makanan yang dipanggang seperti biskuit, kue basah, kue kering, dan brownies tinggi lemak jenuh.

Misalnya, satu porsi brownies 100 gram bisa mengandung lemak jenuh sebanyak 10,64 gram.

6. Krim kocok

Melansir My Food Data, kebanyakan produk krim kocok mengandung lemak jenuh tinggi.

Dalam 100 gram bahan, krim kocong bisa memberi kita 19,3 g lemak jenuh atau 97 persen dari kebutuhan lemak jenuh harian yang dianjurkan.

7. Hidangan penutup, seperti roti Dulce De Leche

Banyak ragam hidangan penutup menawarkan lemak jenuh tinggi sehingga konsumsinya perlu dibatasi.

Misalnya saja, dalam 100 gram bahan, roti Dulce De Leche bisa mengandung 4,5 gram lemak jenuh atau setara dengan 23 persen dari jumlah kebutuhan lemak jenuh harian yang disarankan.

Hidangan penutup lainnya, seperti chocolate mousse juga tinggi lemak jenuh. Hanya dengan 1/5 cup chocolate mousse, 92 persen kebutuhan lemak jenuh harian kita sudah tercukupi.

Baca juga: 11 Alasan Konsumsi Gula Berlebihan Buruk untuk Kesehatan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.